Akibat Kurang Minum Air Putih Bagi Kesehatan Kulit

Air putih sangat penting untuk kesehatan dan sangat membantu dalam segala hal kelangsungan hidup Anda. Air putih mengisi sekitar 60% dari tubuh manusia, sehingga sangat dibutuhkan untuk menjaga tingkat hidrasi untuk bahan bakar sel dan menjaga otak dan fungsi tubuh. Oleh karena itu, banyak akibat kurang minum air putih yang mungkin Anda rasakan jika mengabaikannya.

Meskipun Anda bisa mendapatkan air baik dari makanan (terutama yang mengandung air tinggi, seperti mentimun, semangka, paprika, dan tomat) dan, tentu saja, dari segelas air, namun tetap saja banyak dari kita yang masih kurang minum setiap hari. Bahkan beberapa orang salah minum sumber air yang menyebabkan dehidrasi, seperti dari minuman keras, yang justru memberikan efek buruk bagi kesehatan Anda, termasuk kulit.

Jadi, apa yang terjadi jika Anda tidak cukup minum putih, terutama bagi kesehatan kulit? Secara umum diyakini bahwa dehidrasi memiliki efek buruk pada kulit. Yaitu, ahli kosmetik dan profesional kesehatan dan kecantikan lainnya mengatakan bahwa dehidrasi yang disebabkan oleh tidak cukup minum air dapat mengiritasi kulit, mengeringkannya, dan mengubah warnanya menjadi terlihat kusam. Tapi apakah itu benar? Apa pengaruh jumlah air yang kita minum terhadap hidrasi kulit?

Sebuah studi yang diterbitkan dalam International Journal of Cosmetic Science – salah satu uji klinis pertama yang menguji efek hidrasi pada fisiologi kulit – meneliti apakah jumlah air yang kita minum berpengaruh dalam hidrasi kulit. Sembilan puluh tiga pasien dilibatkan dalam penelitian, 86 di antaranya dan mereka diharuskan minum 2,25 liter air per hari selama empat minggu. Satu kelompok minum air keran dan kelompok lainnya minum air mineral.

Satu temuan menarik ditemukan. Kesehatan kulit meningkat paling banyak bagi peserta dalam kelompok air mineral yang minum sedikit sebelum penelitian dimulai. Jadi dengan kata lain, orang yang tidak minum banyak air secara teratur dapat menambah tekanan pada kulit. Selain itu, beberapa peserta individu memiliki kulit yang lebih halus dan lembut setelah empat minggu, yang selanjutnya menunjukkan peran hidrasi dalam kesehatan kulit.

Para peneliti akhirnya menyimpulkan bahwa, minum lebih dari 2 liter air per hari dapat memiliki dampak yang signifikan pada fisiologi kulit. Artinya, tubuh Anda harus tetap terhidrasi dengan baik. Tubuh Anda terdiri dari setidaknya 60 persen air, dan untuk kulit. Pastikan Anda sudah cukup terhidrasi dengan air putih dengan ukuran setidaknya 20-30 persen terdiri dari air setiap harinya.

Saat Anda mengalami dehidrasi, tubuh akan menarik air dari area tubuh lain untuk melanjutkan proses yang lebih penting, dan dengan demikian, sepertinya dehidrasi dapat memengaruhi kulit Anda. Anda setidaknya harus minum air putih minimal 2 liter atau lebih untuk menjaga kesehatan kulit Anda.

Akibat kurang minum air putih dapat menyebabkan dampak yang paling mengerikan bagi para wanita khususnya. Pasalnya, kulit perlu tetap terhidrasi dari air agar terlihat bercahaya, lembap dan muda. Tidak cukup minum dapat meningkatkan efek penuaan dan membuat kulit terlihat lebih kering, mengelupas, keriput dan tidak segar seperti yang Anda inginkan. Dengan air yang tidak mencukupi, kolagen dapat retak, menyebabkan garis-garis halus dan kerutan. Itulah mengapa orang membutuhkan produk pelembab dan penghidrasi dalam rangkaian perawatan kulit untuk melengkapi asupan air agar kulit tetap terlihat kenyal dan lembut dan untuk mencegah akibat kurang minum air putih.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *