Saat mendengar seorang anak menderita batuk pilek yang tidak kunjung sembuh, kita sering kali bertanya apakah penyakit yang sedang diderita tersebut menular atau tidak. Hampir semua penyakit pernapasan bisa menular, namun apakah bronkitis pada anak juga bisa menular? Berikut penjelasannya.

Sumber penyakit bronkitis pada anak

  1. virus

bronkitis disebabkan oleh virus. Jenis virus yang sama dengan penyebab pilek dan flu sering menyebabkan bronkitis akut. Virus-virus ini dapat menyebar di udara ketika orang pengidap virus tersebut baik dan melalui sentuhan. Hal ini dapat terjadi saat seseorang pengidap virus ini menyentuh tangan seseorang atau bersentuhan dengan orang lain tanpa mencuci tangan.

  • Bakteri

Infeksi bakteri juga dapat menyebabkan bronkitis pada anak yang akut. Hal ini cenderung terjadi pada orang dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah dan pada perokok.

  • Lingkungan

Bronkitis akut juga dapat disebabkan oleh paparan asap rokok, debu, uap cairan kimia, asap atau polusi udara. Menghindari iritasi dapat mengatasi kondisi tersebut.

  • Jenis bronkitis

Sama halnya dengan bronkitis akut, bronkitis kronis merupakan peradangan pada saluran bronkial. Namun, bronkitis kronis bukan disebabkan oleh virus atau bakteri. Sebaliknya, bronkitis disebabkan oleh paparan seperti asap rokok, polusi udara atau debu dalam jangka panjang sehingga menyebabkan iritasi pada saluran pernapasan.

Cara menghindari bronkitis pada anak

  1. Jauhi lingkungan yang memiliki bau-bau tajam. Menghindari iritasi paru-paru merupakan hal yang penting untuk mencegah dan mengobati bronkitis akut. Oleh karena itu, jauhi lingkungan yang mengandung bau-bau tajam, seperti asap rokok, cat, atau pernis.
  2. Sering-seringlah mengingatkan anak untuk mencuci tangan mereka untuk mengurangi paparan virus dan bakteri.
  3. Dapatkan suntikan flu setiap tahun
  4. Konsultasikanlah dengan dokter mengenai suntikan pneumonia

Sebagian besar kasus bronkitis pada anak dapat diobati di rumah dengan cara beristirahat, menggunakan obat antiperadangan, dan minum banyak cairan. Namun, dalam beberapa kasus, penting untuk memeriksakan kondisi anak anda pada dokter. Berikut ini merupakan tanda-tanda bahwa Anda perlu memeriksakan kondisi anak pada dokter:

  • Batuk yang berlangsung selama lebih dari 3 minggu.
  • Demam yang berlangsung selama 3 hari atau lebih.
  • Jika terdapat darah pada dahak yang dikeluarkan.
  • Pernapasan cepat dan/atau nyeri dada.
  • Menjadi mengantuk atau bingung.
  • Jika bronkitis berulang

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *