Bagaimana Cara Mengatasi Anak Demam Naik Turun?

Anak demam naik turun selama lebih dari lima hari mungkin menjadi hal yang menakutkan bagi para orang tua. Tetapi, perlu diketahui demam tidak hanya berkaitan dengan penyakit serius. Pada beberapa kasus ringan, demam pada anak bahkan bisa sembuh dengan sendirinya.

Suhu panas anak yang berbahaya tergantung dari usia bayi

Pada dasarnya, demam yang ringan tidak selalu membahayakan bagi anak. Malah, hal ini merupakan tanda positif bahwa tubuh anak dapat mengatasi infeksi atau kuman yang datang ke tubuh. Sebab, demam merangsang pertahanan tubuh, mengirimkan sel darah putih dan sel lainnya untuk melawan penyebab infeksi.

Biasanya, demam terjadi ketika subuh tubuh berada di atas batas normal, yaitu sekitar 38 derajat Celcius. Hal yang dikhawatirkan adalah ketika anak demam naik turun selama lima hari dan tidak kunjung sembuh. Jika suhu tubuh Anak mencapai lebih dari 39 derajat Celcius dan anak tidak terlihat aktif konsultasikanlah ke dokter segera. 

Namun, apabila anak demam naik turun selama 5 hari namun anak masih beraktivitas seperti biasa main dan makan minum normal, orang tua tidak perlu khawatir. Kemungkinan sang anak hanya merasa kelelahan dari biasanya.

Demam pada anak yang sehat biasanya tidak berbahaya, apalagi jika anak tersebut tidak mengalami gejala lain dan demamnya hilang dalam 3 sampai 4 hari. Kebanyakan anak yang mengalami demam akan menjadi rewel dan lebih sedikit bermain serta mungkin tidak makan sebanyak biasanya.

Jika bayi atau anak baru saja diimunisasi dan demam, ini akan kembali normal kurang dari 48 jam. Obat-obatan seperti parasetamol atau ibuprofen bisa menjadi alternatif untuk menurunkan demam pada anak, namun tentu saja perlu dengan arahan dari dokter.

Penyebab Anak Demam Naik Turun

Anak demam naik turun tapi tidak kunjung sembuh perlu menjadi peringatan bagi orang tua. Bisa saja, sang anak sedang menghadapi penyakit tertentu. Berikut adalah beberapa penyakit yang paling sering menyebabkan anak demam:

  1. Tipes atau demam tifoid. Pada tifoid suhu tubuh pada anak akan mengalami kenaikan pada malam hari. Anak akan sering berkeringat dingin ketika tidur. Tifoid juga akan disertai dengan gejala pencernaan seperti konstipasi, diare, dan muntah-muntah.
  2. Infeksi saluran pernapasan (ISPA). Kondisi ini disebabkan oleh virus atau bakteri. Biasanya ISPA memberikan gejala penyerta demam seperti batuk pilek, sulit menelan, atau kurang nafsu makan.
  3. Demam berdarah dengue (DBD). Penyakit ini ditandai dengan demam yang terus menerus dan hanya turun setelah minum obat penurunan suhu. DBD bisa disertai dengan mimisan, gusi berdarah, ataupun mual dan muntah.
  4. Infeksi telinga. Pada anak, infeksi telinga atau otitis biasanya ditandai dengan nyeri dan gatal pada telinga, pendengaran berkurang, atau memiliki riwayat batuk dan pilek sebelumnya.
  5. Pasca imunisasi. Demam pada anak juga bisa terjadi setelah melakukan suntik imunisasi. Demam ini dapat hilang dengan sendirinya dalam waktu 48 jam. Demam disebabkan karena respon imun anak yang terbentuk setelah pemberian vaksin

Cara mengatasi anak demam naik turun di rumah

Sebelum melakukan penanganan, ada baiknya orang tua terlebih dahulu mengetahui penyebab anak demam naik turun. Demam yang naik turun biasanya disebabkan oleh infeksi virus atau bakteri. Jika dialami anak, kondisi ini menandakan jika tubuhnya responsif dalam menghadapi infeksi yang terjadi.

Berikut beberapa cara untuk mengatasi demam naik turun pada anak.

  • Meminum obat penurun demam seperti paracetamol
  • Mengompres kening dan ketiak anak dengan air hangat, pada saat anak istirahat
  • Beristirahat yang cukup, hindari dulu aktivitas di luar rumah
  • Makan yang bergizi
  • Gunakan pakaian yang tipis, agar suhu dapat menguap melalui kulitnya. Bila anak menggigil, berikan selimut yang tipis
  • Minum air putih yang cukup
  • Meminum obat penurun demam yang dijual bebas, seperti paracetamol

Jika anak demam naik turun tidak kunjung sembuh dan suhu meningkat lebih dari 39 derajat Celcius, ada baiknya untuk segera memeriksakan anak ke dokter spesialis anak.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *