Cara Membuat Akta Kelahiran Online, Bisa dari Rumah!

Tahukah Anda jika kini cara membuat akta kelahiran bisa dilakukan secara online? Akta kelahiran adalah dokumen kependudukan dan pencatatan sipil yang wajib dimiliki oleh setiap warga negara Indonesia. 

Setiap kelahiran bayi wajib didaftarkan kepada Dinas Dukcapil paling lambat 60 hari sejak kelahiran. Tak perlu menundanya karena biayanya gratis dan prosesnya sangat cepat. 

Apalagi di masa pandemi ini, para orang tua kini dapat mengurus akta kelahiran secara online. 

Syarat membuat akta kelahiran

Sesuai UU No. 24/2013 tentang Perubahan atas UU No. 23/2006, pencatatan akta kelahiran dilakukan pada instansi pelaksana sesuai dengan domisili pelapor.  

Untuk memperoleh layanan pelaporan kelahiran harus memenuhi syarat berikut ini:

  • Surat Keterangan Kelahiran dari Rumah Sakit/Dokter/Bidan/Pilot/Nachkoda
  • Asli dan fotokopi KK bagi penduduk/SKSKPNP bagi penduduk non-permanen
  • Asli dan fotokopi KTP orangtua/SKDS/Surat Keterangan Pelaporan Tamu
  • Asli dan fotokopi Surat Nikah/Akta Perkawinan Orangtua
  • Asli dan fotokopi paspor bagi warga negara asing
  • Surat Keterangan Kepolisian untuk anak yang tidak diketahui asal-usulnya, dan
  • Surat Keterangan dari lembaga sosial untuk kelahiran anak penduduk rentan.

Setelah itu, Anda sebagai orangtua mengurus akta kelahiran anak di Suku Dinas Dukcapil Kotamadya. Syarat membuat akta kelahiran adalah sebagai berikut:

  • Surat Keterangan Kelahiran dari Kelurahan
  • Asli dan fotokopi Surat Keterangan Kelahiran dari dokter/bidan/penolong kelahiran/Nakhoda Kapal Laut atau Pilot Pesawat Terbang dengan memperlihatkan aslinya
  • Surat Nikah/Akta Perkawinan orangtua
  • Fotokopi KK dan KTP orangtua
  • Nama dan identitas saksi pelaporan kelahiran
  • Persetujuan Kepala Dinas/Suku Dinas dalam hal pelaporannya melebihi 60 hari sejak tanggal kelahirannya.

Cara membuat akta kelahiran melalui tempat bayi dilahirkan

Anda dapat membuat akta kelahiran melalui fasilitas kesehatan (faskes) tempat bayi dilahirkan. Faskes dimaksud bisa di Puskesmas, klinik, rumah sakit pusat daerah, rumah sakit swasta, maupun praktek mandiri bidan. 

Bayi-bayi yang lahir di faskes tersebut akan secara otomatis menerima paket pelayanan dokumen yang terdiri dari akta kelahiran, Nomor Induk Keluarga (NIK), Kartu Identitas Anak (KIA) dan Kartu Keluarga (KK).

Cara membuat akta kelahiran secara online

Selain melalui faskes, Anda juga dapat mengurus akta kelahiran secara online melalui situs Dinas Dukcapil setempat. Misalnya untuk warga Jakarta cara membuat akta kelahiran bisa melalui aplikasi Alpukat Betawi. 

Alpukat Betawi sendiri merupakan singkatan dari Akses Langsung Pelayanan Dokumen Kependudukan Cepat dan Akurat dalam bentuk situs dan aplikasi. Alpukat Bekasi dapat digunakan oleh warga DKI Jakarta untuk mengajukan pelayanan administrasi kependudukan. 

Adapun caranya yaitu:

  • Siapkan dokumen yang menjadi syarat membuat akta kelahiran dalam bentuk softcopy.  
  • Daftar melalui online di website dinas dukcapil setempat. Misalnya untuk warga Jakarta Anda bisa mengunjungi situs resmi Alpukat Betawi pada tautan alpukat-dukcapil.jakarta.go.id atau mengunduh aplikasi Alpukat Betawi melalui Google Play Store.  
  • Lakukan proses log-in pada akun Alpukat Betawi. Sedangkan pilih “Registrasi di sini” bagi Anda yang belum pernah menggunakan Alpukat Betawi. 
  • Pilih menu “Akta Kelahiran” lalu klik “Tambah Permohonan” untuk mulai membuat akta kelahiran. 
  • Isi data bayi yang terdiri dari NIK bayi, nama lengkap bayi, waktu kelahiran bayi, hingga informasi orang tua seperti nomor KK dan nama kepala keluarga. 
  • Lanjutkan proses berikutnya yaitu mengisi data orangtua, data pelapor, data dua saksi kelahiran, dan data administrasi. 
  • Jika semua kolom telah diisi, Anda dapat menandai dokumen persyaratan yang dibutuhkan dan mengisi nomor ponsel Anda.
  • Unggah dokumen yang diperlukan dengan cara pilih menu “Browse” untuk lalu menekan tombol “Upload”. 
  • Isi kolom tanggal dan service point untuk menjadwalkan waktu dan tempat pengambilan akta kelahiran kemudian klik “Kirim Permohonan Jadwal”.
  • Anda dapat mengunduh surat permohonan akta kelahiran dengan menekan tombol dengan logo printer. 
  • Akta kelahiran harus diambil sendiri oleh pemohon karena ada register yang harus ditandatangani. Jika akta kelahiran sudah siap, Anda akan mendapatkan SMS berisi informasi bahwa dokumen sudah siap diambil.  

Meski begitu, proses pembuatan akta kelahiran tidak akan memakan waktu yang lama, asalkan pemohon telah mengisi persyaratan dengan informasi yang lengkap. 

Menunda bikin akta? Siap-siap kena denda

Jika Anda menunda untuk membuat akta kelahiran anak, bersiaplah akan denda yang akan dikenakan. Mengenai besaran denda administratif tentang keterlambatan ini secara khusus diatur dalam Peraturan Daerah (Perda) masing-masing. Ada yang mengenakan Rp25 ribu, Rp50 ribu, Rp100 ribu, bahkan maksimal Rp1 juta. Ada pula yang menerapkan bebas denda.

Di DKI Jakarta, terlambat mengurus akta kelahiran anak atau lebih dari 60 hari sejak peristiwa kelahiran tidak dipungut biaya sebagaimana tertuang dalam Peraturan Daerah Provinsi DKI Jakarta Nomor 1 Tahun 2015.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *