Cara Mengatasi Demam dengan Procold Flu dan Batuk

Demam adalah suatu kondisi di mana tubuh terjadi peningkatan suhu sementara, biasanya karena suatu penyakit. Demam juga merupakan pertanda ada sesuatu yang tidak biasa sedang terjadi di tubuh Anda. Demam biasanya dapat hilang dalam beberapa hari, tapi ada beberapa obat yang dijual bebas mampu membantu meredakan demam seperti Procold Flu dan Batuk.

Gejala Demam

Gejala Anda mengalami demam yaitu ketika suhu tubuh naik di atas kisaran normal suhu tubuh Anda. Suhu normal mungkin sedikit lebih tinggi atau lebih rendah dari suhu normal rata-rata (37 C).

Berikut adalah gejala demam yang sering muncul:

  • Berkeringat
  • Menggigil 
  • Sakit kepala
  • Nyeri otot
  • Kehilangan selera makan
  • Menjadi lekas marah
  • Dehidrasi
  • Menjadi lemah

Anak-anak yang berusia  6 bulan hingga 5 tahun kemungkinan bisa mengalami kejang demam. Sekitar sepertiga dari anak-anak yang mengalami kejang demam akan mengalami kejang lagi, paling tidak dalam 12 bulan ke depan.

Penyebab Demam

Demam terjadi ketika suatu area di otak Anda yang disebut hipotalamus yang juga dikenal sebagai “termostat” tubuh, menggeser titik setel suhu tubuh normal Anda lebih tinggi daripada biasanya. Jika ini terjadi, Anda akan merasa kedinginan dan secara otomatis akan menambah lapisan pakaian atau membungkus tubuh dengan selimut. Tubuh Anda juga bisa menggigil, yang berfungsi untuk menghasilkan lebih banyak panas tubuh, yang pada akhirnya menyebabkan suhu tubuh meningkat.

Suhu tubuh normal bervariasi sepanjang hari , lebih rendah di pagi hari dan lebih tinggi di sore dan malam hari. Meskipun kebanyakan orang menganggap  suhu 37 C normal, suhu tubuh Anda dapat bervariasi satu derajat atau lebih  36,1 C hingga 37,2 C dan masih dianggap normal.

  • Demam atau peningkatan suhu tubuh dapat disebabkan oleh:
  • Infeksi virus
  • Infeksi bakteri
  • Kelelahan karena panas
  • Kondisi peradangan tertentu seperti rheumatoid arthritis, yaitu peradangan pada lapisan sendi Tumor ganas
  • Penggunaan beberapa obat, seperti antibiotik dan obat yang digunakan untuk mengobati tekanan darah tinggi atau kejang
  • Setelah melakukan imunisasi, seperti difteri, tetanus dan pertusis aseluler (DTaP) atau vaksin pneumokokus

Terkadang penyebab demam tidak dapat diidentifikasi. Jika Anda mengalami demam selama lebih dari tiga minggu dan dokter Anda tidak dapat menemukan penyebabnya setelah evaluasi ekstensif, diagnosisnya mungkin demam yang tidak diketahui asalnya.

Cara Mengatasi dan Mengobati Demam

Demam adalah bagian dari respon sistem imun tubuh terhadap serangan bakteri, virus dan patogen lainnya. Oleh karena itu, demam membantu tubuh melawan infeksi. 

Namun, demam membuat tubuh jadi tidak merasa nyaman. Selain itu, demam tinggi terkadang bisa menyebabkan komplikasi yang lebih serius.

Dengan alasan tersebut, kadang dokter merekomendasikan obat untuk menurunkan suhu tubuh seseorang. Demam juga merupakan salah satu gejala flu selain sakit kepala, hidung tersumbat dan batuk tidak berdahak. 

Oleh karena itu, obat yang mengandung parasetamol seperti Procold Batuk dan Flu bisa digunakan untuk mengobati dan meredakan demam. Selain mengandung parasetamol, Procold Batuk dan Flu juga mengandung dekstrometorfan HBr dan pseudoefedrin HCL.

Untuk mengonsumsi obat Procold Batuk dan Flu, dewasa 1 kaplet sebanyak 3-4 kali per hari, sedangkan untuk anak-anak berusia 6-12 tahun setengah kaplet sebanyak 3-4 kali per hari, dan diminum setelah makan.

Meski begitu, sebaiknya konsultasikan dahulu kepada dokter penggunaan obat Procold Batuk dan Flu untuk Anda, karena obat ini tidak dianjurkan untuk anak-anak, wanita hamil dan menyusui, penderita hipertensi, penderita DM dan kardiovaskular, tidak boleh melebihi dosis yang dianjurkan.

Selain itu, obat Procold Batuk dan Flu juga jangan digunakan oleh orang yang Hipersensitif paracetamol, penderita gangguan hati dan ginjal, hipertiroidisme, hipertensi, PJK, terapi dengan MAOI, dan nefropati.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *