Cegah BAB Berdarah dengan Mengonsumsi Makanan Ini

BAB berdarah umumnya berasal dari saluran pencernaan bagian atas (lambung dan duodenum meskipun kadang-kadang kerongkongan) atau saluran pencernaan bagian bawah (kolon, rektum, dan anus). Warna darah dalam tinja seringkali tergantung terutama pada lokasi perdarahan di saluran pencernaan. Umumnya, semakin dekat lokasi pendarahan dengan anus, semakin terang warna merah darahnya.

Kondisi BAB berdarah yang masih ringan sebenarnya bisa Anda bantu dengan menjaga pola makan dan mengonsumsi beberapa asupan berikut ini.

1. Raspberry

Raspberry mengandung serat dengan 8 gram per cangkir atau dua kali lipat serat pada stroberi. Serat berfungsi untuk meningkatkan sebagian besar tinja Anda untuk membantu makanan bergerak dengan lancar melalui sistem pencernaan. Selain itu, serat juga dapat memberi makan bakteri baik di usus untuk mengoptimalkan sistem pencernaan. Anda dapat menaburi oatmeal atau yogurt untuk sarapan dan menambahkan dengan raspberry.

2. Jeruk

Jeruk tidak hanya sebagai pembangkit tenaga, tetapi menyimpan tiga kali lipat vitamin C yang bertugas sebagai pelunak tinja. Serat di dalam jeruk juga bagus untuk membuat BAB bergerak lebih lancar dan mengandung naringenin, flavonoid yang menurut peneliti dapat bekerja seperti pencahar. Konsumsi jeruk sebagai camilan atau taburi di atas salad Anda.

3. Air

Tetap terhidrasi sangat penting untuk membantu segala sesuatunya bergerak lebih lancar termasuk buat Anda yang memiliki masalah BAB berdarah. Tanpa air yang cukup, tinja tidak dapat melunak dan bergerak dengan lancar melalui saluran pencernaan. Tidak heran dehidrasi adalah penyebab umum sembelit. Anda juga dapat membuat air minum dengan campuran air putih, dan tambahkan irisan lemon atau mentimun untuk rasa ekstra.

4. Kefir

Minuman susu fermentasi dikemas dengan probiotik, bakteri baik yang penting untuk menjaga kesehatan usus. Susu kefir memiliki strain bakteri 10 kali lebih banyak daripada yogurt. Kandungan yang terdapat di dalam susu kefir lebih besar meningkatkan fungsi mikrobiota usus Anda. Terlebih lagi, peneliti Inggris menemukan bahwa probiotik dapat meredakan sembelit, melunakkan tinja, dan bahkan meningkatkan frekuensi.

5. Almond

Almond sarat dengan lemak, protein, dan serat yang menyehatkan jantung, tetapi kandungan magnesiumnya yang tinggi membuat usus bekerja lebih aktif. Magnesium menetralkan asam lambung dan memindahkan tinja melalui usus. Konsumsi segenggam kecil (1 ons) kacang almond mengandung 25 persen dari dosis harian sehingga baik dikonsumsi setiap hari.

6. Kacang hitam

Dalam 1 cangkir kacang hitam yang memiliki 15 gram serat (wanita membutuhkan 25 gram sehari), serta magnesium dan kalium untuk sistem pencernaan yang lebih lancar. Tambahkan ke salad, salsa, dan sup atau tumis dengan sayuran hijau.

7. Plum

Obat sembelit kuno ini tidak hanya tinggi serat (6 gram per setengah cangkir), tetapi plum juga mengandung dihidroksifenil isatin, senyawa alami yang merangsang usus, serta sorbitol, gula yang memiliki efek pencahar. Buah plum juga memiliki dua kali lipat potasium pisang. Tidak mengonsumsi cukup kalium dapat menyebabkan sembelit dan BAB berdarah. 

8. Sayuran hijau

Bayam, lobak, dan kangkung dikemas dengan nutrisi yang memiliki kekuatan buang air besar termasuk serat (1 cangkir lobak memiliki 4 gram serat), magnesium untuk membantu kontraksi usus besar, dan kalium, yang membantu mengatur keseimbangan cairan dan kontraksi otot. Tambahkan salah satu dari 10 sayuran hijau ini ke salad, lapisi ke dalam sandwich, atau tumis dalam minyak zaitun dengan bawang putih.

9. Dedak gandum

Dedak gandum dapat meredakan sembelit, mencegah BAB berdarah dan meningkatkan pencernaan. Lapisan luar biji gandum menyimpan serat dengan 25 gram per cangkir. Taburkan di atas oatmeal Anda, makan semangkuk sereal dedak, atau siapkan setumpuk muffin dedak.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *