Cek Syarat Vaksin Covid 19, Apakah Anda Termasuk?

Vaksin Sinovac menjadi vaksin yang digunakan Indonesia untuk menekan penyebaran COVID-19. Selain tenaga medis dan pekerja publik yang menjadi prioritas vaksinasi, ada beberapa hal yang harus diperhatikan sebagai syarat penerima vaksin. Utamanya adalah orang dengan Batasan usia 18-59 tahun, tidak memiliki riwayat penyakit kronis, dan tidak sedang hamil. Untuk melihat apakah kondisi Anda sekarang memenuhi kriteria sebagai penerima vaksin, Anda bisa cek syarat vaksin COVID-19 yang lainnya di bawah ini:

  • Tidak sedang demam atau suhu tubuh ≥ 37,5°C. Jika sedang demam, pemberian vaksin akan ditunda sampai sehat Kembali dan terbukti tidak menderita COVID-19. Pengecekan ulang akan dilakukan saat kedatangan berikutnya
  • Tekanan darah harus kurang dari 140/90 mmHg. Jika lebih dari itu, maka vaksin tidak diberikan
  • Untuk penderita penyakit tertentu, ada ketentuan khusus cek syarat vaksin COVID-19. Vaksin bisa diberikan jika kondisi penderita atau pengidap terkontrol dengan baik. Syaratnya antara lain:
  • Pengidap diabetes melitus tipe 2 terkontrol dan HbA1C di bawah 58 mmol/mol atau 7,5%
  • Penderita HIV angka CD4 har us <200. Jika angka lebih dari itu, vaksin tidak diberikan
  • Penderita penyakit paru (asma, PPOK, TBC) yang kondisinya terkontrol dengan baik bisa diberikan vaksin. Bagi penderita TBC, vaksin bisa diberikan minimal dua minggu setelah penderita mengonsumsi obat anti tuberkulosis.

Selanjutnya, Anda bisa cek syarat vaksin COVID-19 yang tidak dapat diberikan kepada seseorang dengan kondisi-kondisi di bawah ini:

  • Pernah terinfeksi COVID-19
  • Sedang hamil dan atau menyusui
  • Mengalami gejala seperti batuk, pilek, dan sesak napas dalam 7 hari terakhir
  • Serumah dengan anggota keluarga yang kontak erat/suspek/konfirmasi/sedang dalam perawatan COVID-19
  • Sedang dalam terapi aktif jangka Panjang terhadap penyakit kelainan darah
  • Menderita penyakit jantung seperti gagal jantung dan jantung koroner
  • Menderita penyakit autoimun seperti lupus, Sjogren syndrome, dan vaskulitis
  • Menderita penyakit ginjal
  • Menderita penyakit saluran pencernaan kronis
  • Menderita penyakit hipertiroid atau hipotiroid karena autoimun
  • Menderita penyakit kanker, kelainan darah, imunokompromais atau defisiensi imun, dan sedang menjadi penerima transfusi darah
  • Menderita rematik autoimun atau rheumatoid arthritis

Cek Syarat Vaksin COVID-19 untuk Anak-anak dan Lansia di Atas 60 Tahun

Vaksin Sinovac yang sekarang sedang diuji coba di Indonesia hanya diberikan untuk orang dewasa sehat berusia 18-59 tahun. Karena keamanan dan efektivitas vaksin untuk anak-anak belum diketahui secara pasti, maka kelompok usia anak-anak belum bisa mendapatkan vaksin COVID-19. Saat ini penelitian terhadap vaksin masih terus dikembangkan. Oleh karena itu, tidak menutup kemungkinan vaksin yang sudah lolos uji nantinya bisa diberikan pada anak-anak. Orang tua tentunya harus tetap menjaga si Kecil agar terhindar dari penularan COVID-19. Jangan lupa memenuhi rangkaian imunisasi untuk bayi dan anak seperti vaksin BCG, polio, dan hepatitis B. namun, tetap perhatikan protokol kesehatan selama masa pandemi, ya!

Lansia dengan usia 60 tahun ke atas juga tidak diikutsertakan dalam uji coba vaksin di Indonesia. Oleh karena itu, orang tua atau kakek nenek Anda yang berusia 60 tahun ke atas belum bisa diberikan vaksin Sinovac. Inggris adalah salah satu negara yang sudah memberikan vaksin COVID-19 kepada lansia berusia 80 tahun ke atas dan lansia yang tinggal di panti jompo. Vaksin yang diberikan kepada kelompok masyarakat rawan tertular dan rentan mengalami komplikasi penyakit berbahaya akibat COVID-19 merupakan vaksin buatan Pfizer yang bekerja sama dengan BioNTech.

Jika Anda ingin cek syarat vaksin COVID-19 lebih lanjut dan mengetahui info lainnya, Anda bisa membaca Keputusan Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kemenkes Nomor HK.02.02/4/1/2021.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *