Ciri-Ciri Gagal Jantung yang Diderita Bayi

ciri ciri gagal jantung

Masa kehamilan amatlah krusial. Sebab masa-masa ini akan menentukan kehidupan seorang manusia di dunia kelak. Ibu hamil dituntut menjaga kandungan sebaik-baiknya, sebab besar sekali kemungkinan bayi terlahir dengan penyakit bawaan jika ada masalah selama periode kehamilan. Di antara sederet penyakit bawaan bayi, gagal jantung jadi salah satunya. Ciri-ciri gagal jantung yang diderita bayi ini sudah dapat terlihat sesaat ketika lahir, lho.

Perlu diketahui bahwa kelainan jantung, termasuk gagal jantung, merupakan jenis kelainan atau penyakit bawaan yang sering kali terjadi. Nahasnya, anak yang terlahir dengan kelainan ini akan sulit untuk tumbuh dan berkembang. Sebab, kelainan jantung bawaan akan menimbulkan masalah kesehatan secara keseluruhan, termasuk bagaimana tubuh berkembang atau bagaimana tubuh bekerja.

Anak yang terlahir dengan kondisi ini, dari fisiknya akan menampakkan ciri-ciri gagal jantung. Meski tidak selalu, tetapi biasanya ciri-ciri ini umum sekali terjadi, seperti:

  • Bibir, kulit, jari tangan, dan jari kaki bayi tampak berwarna kebiruan atau keabuan;
  • Bayi mengalami sesak napas atau bernapas lebih cepat dari biasanya sehingga terkesan megap-megap.

Selain itu, ciri-ciri gagal jantung pada bayi yang juga menyertai tanda dari fisik tersebut adalah:

  • Bayi mengalami kesulitan saat makan;
  • Bayi mengalami pembengkakan di kaki, perut, atau area sekitar mata;
  • Pertumbuhan dan perkembangan bayi terhambat serta berat tubuh rendah.

Biasanya, ketika melihat ciri-ciri tersebut, dokter akan langsung bertindak dengan mengisolasi anak di ruangan khusus. Di sana, dokter akan melakukan beberapa tindakan untuk setidaknya meminimalisir keparahan atau menstabilkan kondisinya. 

Bayi tersebut butuh waktu untuk mendapatkan pengobatan atau tindakan medis yang lebih rumit. Dokter akan menunggu hingga si bayi benar-benar siap untuk mendapatkan tindakan-tindakan seperti:

  • Pemasangan kateter jantung, yang memungkinkan dokter untuk memperbaiki kelainan jantung bawaan tertentu tanpa membuka dada dan jantung melalui pembedahan. 
  • Bedah jantung terbuka, yang dilakukan jika prosedur kateter tidak cukup untuk memperbaiki penyakit jantung bawaan pada bayi.
  • Penggunaan perangkat tertentu, seperti misalnya alat pacu jantung dan defibrilator kardioverter implan (ICD). Pemasangan alat pacu jantung ini bertujuan membantu mengatur detak jantung yang tidak normal, dan ICD dapat memperbaiki detak jantung tidak teratur yang mengancam jiwa.

Penanganan yang tepat berkaitan dengan kualitas hidup bayi ke depannya. Jika sedari awal masalah gagal jantung ini dapat diatasi, tentu ia akan dapat tumbuh dan berkembang secara optimal. 

Jika kamu adalah seorang perempuan yang tengah berencana atau malah sedang mengandung, perlu kiranya mengetahui penyebab dari penyakit jantung bawaan. Syukur-syukur informasi ini bisa dijadikan sebagai dasar mitigasi agar nantinya anak yang dilahirkan terbebas dari kemungkinan tersebut.

Penyebab paling umum dari masalah jantung bawaan bayi, termasuk gagal jantung, adalah faktor genetik atau keturunan. Kondisi ini memang sulit dihindari, tetapi kamu bisa berkonsultasi dengan dokter selama periode kehamilan agar dokter dapat memantau kondisi bayimu.

Faktor gaya hidup ibu pun tak kalah krusialnya. Anak bisa terlahir dengan ciri-ciri gagal jantung jika sebelum atau selama kehamilan ibu menggunakan alkohol atau obat-obatan terlarang. Merokok atau paparan asap rokok dari orang lain pun meningkatkan risiko tersebut.

Ibu hamil juga perlu berhati-hati dalam mengambil obat resep tertentu selama kehamilan. Pasalnya, penggunaan obat-obatan bisa menempatkan anak pada risiko yang lebih tinggi untuk terlahir dengan kelainan jantung bawaan.

Seperti kata pepatah bahwa lebih baik mencegah daripada mengobati, ibu hamil perlu kiranya menjaga kualitas kehamilannya agar tidak perlu mendapati kenyataan si jabang bayi terlahir dengan ciri-ciri gagal jantung seperti yang tertulis di atas. Melahirkan anak yang sehat, pastinya menjadi harapan dan doa setiap ibu di dunia ‘kan?

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *