Ibu Menyusui Terserang Flu, Bolehkah Mengonsumsi Etaflusin?

Serangan pilek dan flu dapat mengacaukan kegiatanmu. Flu ringan akan hilang dengan sendirinya dalam beberapa hari, tapi flu berat atau gejala lainnya bisa bertahan lebih lama. Untuk mengatasi kondisi ini, pasien disarankan untuk beristirahat disertai dengan konsumsi obat-obatan, misalnya Etaflusin. 

etaflusin

Etaflusin merupakan obat sirup yang membantu meredakan gejala flu, termasuk demam, sakit kepala, hidung tersumbat, dan bersin. Etaflusin bisa digunakan oleh anak-anak maupun orang dewasa. Namun amankah Etaflusin digunakan oleh ibu yang menyusui?

Amankah obat Etaflusin bagi ibu menyusui?

Setiap sendok (5 ml) Etaflusin sirup mengandung:

  • Paracetamol 100 mg
  • Guaifenesin 20 mg
  • Chlorpheniramine maleate 1 mg
  • Ephedrine HCl 3 mg

Jika dilihat dari komposisinya, paracetamol merupakan analgesik (pereda nyeri) dan antipiretik (pereda demam) yang aman digunakan oleh ibu hamil. Begitu juga dengan guaifenesin dan chlorpheniramine maleate (CTM). Meski CTM bisa masuk ke dalam ASI, dosis kecil (2-4 mg) masih bisa diterima oleh ibu menyusui. 

Namun, kandungan efedrin dalam Etaflusin tidak disarankan untuk ibu menyusui. Hingga kini belum diketahui apakah obat ini masuk ke dalam ASI atau tidak, sehingga penggunaannya harus dibatasi. Obat yang mengandung efedrin mungkin saja diberikan kepada ibu menyusui jika dianjurkan dokter. 

Maka itu jika Anda wanita yang menyusui, disarankan berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu sebelum menggunakan Etaflusin. 

Apa obat yang aman untuk ibu menyusui?

Ibu menyusui yang terserang pilek dan flu harus mendapatkan perawatan khusus. Kebanyakan obat flu yang dijual bebas (over the counter/OTC) aman untuk ibu menyusui dan anak-anak, bukan berarti Anda bisa menggunakan obat seenaknya. Anda harus tetap memerhatikan bahan aktif dalam obat. 

Berikut ini daftar obat flu dan pilek yang aman untuk ibu menyusui:

  1. Pseudoephedrine

Penggunaan pseudoephedrine untuk ibu menyusui telah diterima oleh American Academy of Pediatrics (AAP). Namun obat ini berpotensi mengurangi suplai ASI atau menyebabkan bayi jadi mudah tersinggung.

  1. Paracetamol

Paracetamol atau acetaminophen telah disetujui oleh AAP dan sebagian besar ahli mengatakan obat ini aman. Sebagian kecil paracetamol bisa masuk ke ASI, namun tidak akan membahayakan bayi. 

  1. Ibuprofen

Para ahli mengatakan ibuprofen aman dan tidak akan membahayakan bayi meskipun sebagian kecil ibuprofen masuk melalui ASI. 

  1. Guaifenesin

Guaifenesin belum diuji coba pada ibu menyusui, tapi obat ini aman diberikan pada bayi secara langsung. Maka itu guaifenesin dianggap aman untuk ibu dan bayi. 

  1. Dextromethorphan

Dekstometorfan kerap digunakan untuk menringankan pilek dan batuk pada ibu menyusui. Tapi wanita dengan asma, bronkitis, diabetes, dan gangguan fungsi hati tidak disarankan menggunakan dekstometorfan karena dapat membuat kondisinya semakin buruk.

  1. Chlorpheniramine

Penggunaan klorfeniramin telah disetujui, tapi dosis besar dapat menurunkan suplai ASI sehingga harus digunakan secara bijak. 

  1. Amoxicillin

Antibiotik amoxicilin digunakan untuk meringankan pilek dan infeksi sinus. Meski pada beberapa kasus ditemukan efek samping pada bayi, obat ini dianggap aman untuk ibu menyusui. 

Tips menggunakan obat-obatan ketika sakit

Perlu diperhatikan bahwa dosis tinggi beberapa jenis obat dapat masuk ke bayi melalui ASI dan menyebabkan efek samping. Beberapa obat juga bisa mempengaruhi kondisi ibu, serta suplai dan kualitas ASI. 

Jika Anda menggunakan pelega tenggorokan atau obat kumur, hindari obat kumur yang mengandung povidone-iodine karena dapat meningkatkan kadar yodium dalam ASI. Dosis yang lebih tinggi dapat meningkatkan risiko hipotiroidisme pada bayi yang diberi ASI. 

Anda juga harus menghindari obat flu dengan kandungan alkohol yang tinggi. Untuk membatasi paparan bayi terhadap obat, Anda bisa meminum obat satu atau dua jam sebelum menyusui. Cara lainnya adalah menghindari obat flu berkekuatan ekstra, atau mencari obat yang hanya perlu diminum 1-2 dosis sehari. 

Catatan

Etaflusin termasuk obat bebas terbatas yang penggunaannya harus sesuai dengan anjuran dokter. Selain mengandung komposisi yang tidak disarankan bagi ibu hamil, penggunaan Etaflusin bagi orang dewasa adalah 3 sendok setiap tiga kali sehari, yang tidak memungkinkan bagi ibu hamil. 

Namun jika dokter Anda meresepkan obat ini, diskusikanlah mengenai kondisi Anda dan konsumsilah sesuai saran dokter.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *