Ketika bibir melepuh, Anda akan merasakan rasa tidak nyaman karena perih. Bibir melepuh bisa disebabkan oleh berbagai hal mulai dari yang bersifat sepele hingga kondisi yang serius.

Jika mengalami lepuh, bibir kemungkinan besar akan merasa nyeri, merah, atau bengkak. Selain itu, bibir mungkin akan mengalami iritasi.  

Sebenarnya Anda tidak perlu terlalu khawatir karena bibir melepuh biasanya akan sembuh dengan sendirinya, bahkan tanpa dilakukan perawatan khusus. 

Hanya saja, sebaiknya penderita kondisi ini mengunjungi dokter jika mengalami salah satu dari gejala berikut:

1. Jika Bibir Melepuh Tidak Kunjung Sembuh 

Seperti yang disebutkan sebelumnya, bibir melepuh sebenarnya dapat sembuh dengan sendirinya. Namun, Anda perlu mewaspadainya jika bibir melepuh tidak kunjung sembuh setelah dua minggu Anda mengalaminya.

Sebab, ada beberapa kemungkinan yang terjadi, seperti: 

  • Herpes. 
  • Impetigo atau infeksi kulit akibat bakteri.
  • Pemfigus vulgaris.

2. Memiliki Sistem Imun Lemah 

Bibir melepuh dapat menjadi ‘pintu masuk’ bagi berbagai macam penyakit bagi seseorang yang memiliki sistem kekebalan tubuh lemah. Sistem kekebalan tubuh yang sedang lemah adalah faktor yang bisa meningkatkan risiko seseorang terinfeksi virus herpes.

Jika Anda memiliki sistem kekebalan tubuh yang lemah, disarankan untuk melakukan pemeriksaan ke dokter saat mengalami lepuh pada bibir. 

Infeksi yang parah dan komplikasi lebih mudah terjadi pada penderita herpes yang memiliki sistem kekebalan tubuh yang lemah.

3. Rasa Nyeri yang Parah

Memang akan menjadi hal yang wajar jika Anda merasakan nyeri ketika mengalami bibir melepuh. 

Tetapi, jika rasa sakit yang dialami sangat parah dan tidak wajar, segeralah konsultasikan kepada dokter. Nantinya dokter akan mendiagnosa kemungkinan penyakit yang Anda derita. Bisa juga dokter meresepkan obat penghilang rasa sakit ketika Anda mengalami sakit parah akibat bibir melepuh. 

4. Bibir Melepuh Sering Kambuh 

Bibir melepuh juga jangan disepelekan jika terlalu sering kambuh. Bisa jadi Anda sedang mengalami angular cheilitis yaitu kombinasi infeksi jamur dan bakteri. 

Jamur yang paling sering menimbulkan angular cheilitis adalah Candida albicans, sedangkan bakteri yang terlibat adalah staphylococcus aureus. Kedua macam jamur dan bakteri tersebut sebenarnya merupakan mikroorganisme yang lazim ditemui di rongga mulut manusia, namun pada kondisi tertentu kedua mikroorganisme ini bisa berubah sifat menjadi patogen, yaitu menimbulkan penyakit pada tubuh manusia.

Kondisi lain yang dapat memicu timbulnya angular cheilitis adalah kebiasaan menjilat bibir, defisiensi nutrisi, dan karena suatu penyakit sistemik tertentu, contohnya diabetes mellitus dan HIV/AIDS.

5. Disertai Gejala Lain

Gejala lain yang harus diwaspadai karena terkait dengan kemungkinan bibir melepuh yang disebabkan kanker antara lain:

  • Sakit telinga
  • Sakit tenggorokan
  • Luka menyakitkan di mulut, bibir, dan tenggorokan
  • Terdapat bercak merah atau putih di mulut
  • Mengalami kesulitan berbicara, makan atau menelan
  • Mengalami kesulitan menggerakkan rahang atau lidah
  • Terjadi pembengkakan di rahang dan mulut
  • Mulut dan lidah mati rasa 

Untuk itu, jika gejala tersebut muncul, sebaiknya segeralah periksakan diri ke dokter. 

Perhatikan Ini Saat Bibir Melepuh 

Selain menyakitkan, bibir melepuh juga akan membuat Anda tidak nyaman dan mengganggu penampilan. Tetapi usahakan Anda tetap tenang dan tidak melakukan hal-hal yang hanya akan memperburuk keadaan.

Berikut ini hal-hal yang harus Anda hindari ketika mengalami bibir melepuh: 

  • Hindari memecahkan lepuhan, karena rentan terjadi infeksi tambahan.
  • Hindari menggunakan obat obatan secara sembarangan tanpa indikasi yang jelas.
  • Tidak menaburi luka bekas melepuh dengan barang tak lazim seperti kopi, kunyit, daun daunan, karena beberapa hal tersebut tidak steril dan dapat memperberat keadaan.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *