Daging tanpa lemak diyakini lebih sehat untuk tubuh dibandingkan dengan dengan daging biasa. Hal ini karena kandungan dalam daging tanpa lemak lebih sedikit dibandingkan dengan daging biasa. Anda dapat mengonsumsi daging tanpa lemak sebagai sumber protein hewani yang baik untuk menambah massa otot. Namun, Anda juga perlu berhati-hati dalam mengonsumsi daging. Meskipun kadar lemaknya sedikit, daging tanpa lemak juga tetap mengandung lemak yang dapat meningkatkan kadar kolesterol tubuh jika dikonsumsi secara berlebihan.

Manfaat Daging Tanpa Lemak untuk Kesehatan

Daging tanpa lemak adalah sumber protein yang baik dan mengandung kalori lebih sedikit daripada daging dengan lemak atau gajih. Selain daging sapi, daging unggas seperti ayam juga mengandung lemak yang sedikit, khususnya bagian dada ayam. Daging  mengandung selenium, vitamin B3, vitamin B6, dan kolin yang baik untuk tubuh.

Selenium bersifat sebagai antioksidan yang mampu membantu mencegah radikal bebas dari kerusakan sel-sel tubuh atau radikal bebas. Selenium juga membantu sistem kekebalan tubuh.

Selain itu, vitamin B3 dan B6 dibutuhkan untuk membantu mengubah karbohidrat menjadi glukosa dan energi. Vitamin B3 dan B6 juga dibutuhkan tubuh untuk mengatur hormon stres sehingga dapat memperbaiki siklus tidur dan mengurangi depresi. Sementara itu, kolin membantu fungsi saraf dan dapat mengurangi peradangan.

Ketahui Bahaya Mengonsumsi Daging Tinggi Lemak

Meskipun rendah lemak, tetap saja daging mengandung lemak. Oleh karena itu, sebaiknya Anda perlu membatasi konsumsi daging. Selain itu, cara mengolah atau memasak juga memengaruhi kandungan lemak dalam daging. Berikut ini beberapa bahaya mengonsumsi daging tinggi lemak:

  1. Lemak dapat mengganggu kesehatan jantung

Kadar lemak yang terlalu tinggi dapat menyumbat pembuluh darah. Hal ini bisa menyebabkan terhambatnya aliran darah ke seluruh tubuh. Jika dibiarkan, penumpukan plak ini bisa menyebabkan pembuluh darah pecah sehingga menyebabkan stroke dan mengganggu kesehatan jantung dan berisiko menyebabkan kematian.

  1. Obesitas

Kadar lemak yang terlalu tinggi dapat menyebabkan tubuh mengalami obesitas. Kegemukan ini dapat mengganggu kinerja hormon dalam tubuh, sehingga dapat berisiko kebotakan jerawat, diabetes, dan lain-lain. 

  1. Pembengkakan lemak pinggul dan lutut

Dampak dari kelebihan berat badan pada tubuh bagian bawah dapat menyebabkan risiko osteoporosis dini. Hal ini karena tulang menanggung beban tubuh yang berlebih, sehingga berisiko menambah tekanan pada sendi-sendi tulang Anda dan menyebabkan tulang rapuh. 

Cara Baik Mengonsumsi Daging 

  1. Terapkan gaya hidup sehat 

Menerapkan pola makan yang sehat dan olahraga baik untuk menjaga kesehatan tubuh dan menjaga berat badan tetap ideal. Untuk olahraga, Anda dapat melakukannya tiga kali dalam seminggu dengan durasi minimal 15 menit. Anda dapat melakukan olahraga seperti jogging, bersepeda, dan angkat beban. 

  1. Konsumsi makanan tinggi protein

Melakukan diet tinggi protein dapat membantu Anda menekan rasa lapar. Anda dapat mengonsumsi daging tanpa lemak untuk memenuhi kebutuhan protein, namun dalam jumlah yang terbatas. Hal ini karena daging juga mengandung kolesterol yang mungkin dapat meningkatkan kadar kolesterol dalam darah Anda. Sebagai alternatif, masaklah daging dengan cara direbus atau dipanggang untuk mengurangi kadar lemak di dalamnya. 

Anda juga dapat mengonsumsi makanan lainnya yang mengandung protein seperti:

  • tahu 
  • tempe
  • almond
  • kacang polong
  • susu rendah lemak
  • telur

Jangan lupa untuk mencukupi kebutuhan serat dengan memperbanyak konsumsi buah dan sayur. Cukupi kebutuhan cairan tubuh dengan mengonsumsi air putih minimal 2 liter per hari agar tubuh tidak dehidrasi.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *