Vaksin corona sinovac (corona vac) kabarnya akan siap di tahun 2021 awal. Sedangkan untuk pendistribusian ke seluruh dunia akan dimulai sekitar Februari atau Maret 2021. 

Indonesia sendiri menjadi salah satu negara yang termasuk prioritas untuk mendapatkan pasokan vaksin Corona Sinovac ini. Sebab, Indonesia termasuk negara yang ikut serta menguji coba Sinovac ini.

Perjalanan Vaksin Corona Sinovac

Sejauh ini, vaksin Sinovac memang menjadi sorotan sebab menjadi salah satu kandidat terkuat sebagai vaksin Covid-19. Bahkan Sinovac ini masuk dalam daftar 5 vaksin yang mendapat persetujuan dini. 

Selain vaksin Sinovac, ada empat vaksin lain yang juga diberikan persetujuan terbatas, yaitu Sinopharm I dan Sinopharm II dari China, vaksin dari perusahaan China CaSino Biologics, dan Gam-covid-vac yang dikembangkan oleh Kementerian Kesehatan Rusia.

Kelima vaksin ini termasuk vaksin corona sinovac ini baru dalam tahap pengembangan dan dinilai bisa digunakan. Itulah kenapa diberikan persetujuan dini alias pemakaian terbatas.

Menghasilkan sebuah vaksin memerlukan proses dan perjalanan panjang. Ada tahapan-tahapan seperti pengujian praklinik, fase 1 uji klinis, serta fase 2 uji klinis. Sedangkan saat ini, vaksin Corona Sinovac ini masih berada di fase 3 uji klinis.

Perkembangan Uji Klinis Vaksin Corona Sinovac di Indonesia

Uji klinis tahap 3 vaksin corona Sinovac ini berjalan lancar. Pengujian ini dilakukan di tanggal 10 Agustus 2020 lalu.

Berikut perkembangan yang sudah terjadi di tahap 3 ini.

  • Secara berkala, sudah 1.620 orang relawan yang direkrut untuk melakukan pengujian vaksin.
  • Di tahap pengujian vaksin corona sinovac tahap 1 sudah disuntikkan pada 1089 orang relawan.
  • Ada 650 orang relawan yang mendapat penyuntikan pengujian vaksin tahap 2.
  • Ada 243 orang dari 650 relawan pads tahap pengujian fase 2 yang sudah diambil darah untuk pengujian fase 3. Tujuan pengambilan darah ini untuk melihat kadar antibodi Corona yang terbentuk dalam darah.
  • Setelah tiga hari dilakukan pengujian fase 2, dilakukan pengujian tahap 3. Pengujian selanjutnya akan dilakukan enam bulan setelah pengujian vaksin tahap 2.
  • Di tahap pengujian fase 3 ini untuk melihat kemampuan vaksin tersebut memicu terbentuknya kekebalan tubuh terhadap virus penyebab Covid-19. 

Setelah dilakukan hingga pengujian tahap 3 ini, tidak ada efek samping yang dirasakan oleh para relawan. Mereka hanya merasakan efek samping umum seperti terasa nyeri di area tempat dilakukan penyuntikan.

Sehingga, jika hal positif bertahan hingga nanti, tentu saja vaksin corona Sinovac ini siap dan akan segera diproduksi untuk diberikan pada masyarakat luas. 

Efek Samping Vaksin Corona Sinovac

Kondisi relawan dipantau dengan mengisi kartu harian yang harus diisi setelah mendapat suntikan vaksin tahap 1 dan tahap 2. 

Menurut Rodman Tarigan selaku Juru Bicara Tim Uji Klinis Vaksin Covid-19, Sinovac tidak memiliki efek samping yang mengganggu kesehatan hingga sekarang. 

Efek samping yang dirasakan seperti sakit di tempat penyuntikan tapi segera hilang beberapa menit setelahnya. Efek lainnya ada juga demam, namun demam yang dialami oleh relawan tidak tinggi dan hanya terjadi sehari. 

Bisa disimpulkan bahwa dari 1.072 relawan yang disuntik hingga tahap 2, tidak ada yang mengeluh merasa efek samping yang berbahaya sampai mengganggu aktivitas mereka.

Kita tentu berharap bahwa pengujian vaksin ini bisa terus berjalan dengan lancar agar virus Covid-19 yang tengah mewabah sekarang bisa dihentikan penyebarannya.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *