Lipoma, Benjolan Hitam di Kulit yang Tidak Bisa Diabaikan

Lipoma merupakan salah satu benjolan hitam di kulit. Benjolan lipoma umumnya bersifat jinak dan tidak berbahaya. Lipoma sangat jarang berkembang menjadi suatu keganasan. Apabila benjolan tidak terasa mengganggu, tindakan medis apapun tidak diperlukan. 

Namun jika benjolan memicu nyeri atau mengganggu penampilan, terdapat beberapa pilihan penanganan yang bisa dilakukan. Pilihan cara mengatasi benjolan lipoma bergantung pada ukuran dan jumlah benjolan, serta ada atau tidaknya rasa nyeri. 

  1. Observasi

Lipoma adalah tumor jinak, sehingga tidak perlu dilakukan tindakan medis untuk mengatasinya apabila benjolan tidak menimbulkan nyeri dan tidak menunjukkan tanda bahaya. Anda akan dianjurkan untuk menjalani kontrol kesehatan rutin ke dokter guna memastikan tidak adanya perubahan pada benjolan tersebut.

  1. Operasi eksisi

Mengatasi lipoma berukuran kecil dapat dilakukan dengan prosedur operasi, yaitu eksisi untuk mengangkat tumor tersebut. Prosedur ini akan memanfaatkan bius lokal yang disuntikkan di sekeliling benjolan. Hal ini bertujuan membuat saraf di sekitarnya menjadi mati rasa. Sementara pada benjolan lipoma yang berukuran besar, diperlukan pembiusan lebih dalam saat operasi. Pilihan yang dapat dilakukan adalah dengan bius regional.

Pembiusan regional dilakukan dengan menyuntikkan obat bius pada saraf, sesuai dengan lokasi tumor. Anda juga dapat memilih untuk mendapat pembiusan total, di mana Anda akan tertidur selama operasi dilakukan. Setelah obat bius dipastikan bekerja, akan dilakukan sayatan pada kulit dan pemotongan tumor. Setelah selesai, dokter akan menjahit untuk menutup sayatan tersebut. 

Operasi eksisi dapat menghilangkan lipoma secara sempurna. Walaupun jarang terjadi, lipoma bisa saja kembali tumbuh pada lokasi yang sama atau bagian tubuh yang berbeda. Bila pertumbuhan terjadi lagi, langkah yang dapat dilakukan adalah kembali melakukan operasi.

  1. Pilihan non – operasi

Selain operasi, pilihan yang dapat Anda coba untuk mengatasi benjolan lipoma adalah dengan penyuntikkan steroid dan sedot lemak.

  • Steroid

Penyuntikan steroid terkadang dapat bermanfaat untuk mengecilkan ukuran tumor. Akan tetapi, hal ini tidak dapat menghilangkan lipoma sepenuhnya.

  • Sedot lemak

Alternatif lain untuk mengatasi lipoma adalah sedot lemak atau liposuction. Dikarenakan lipoma terbentuk dari lemak, prosedur sedot lemak dapat dimanfaatkan dalam mengecilkan ukuran benjolan. Prosedur ini dilakukan dengan menggunakan jarum yang dihubungkan dengan suntikan berukuran besar. Sebelum penyedotan, benjolan dan area di sekitarnya akan dibuat baal agar Anda tidak merasakan sakit.

Pada umumnya, benjolan hitam di kulit tidak berbahaya dan tanpa perlu dikhawatirkan. Hanya saja, pasien harus menemui dokter jika sudah mengalami kondisi seperti ini.

  • Benjolan kulit berubah atau memperburuk penampilan
  • Benjolan kulit bertahan untuk waktu yang lama
  • Mengalami kesakitan atau menyebabkan ketidaknyamanan
  • Penyebab benjolan tersebut tidak diketahui apa sebabnya
  • Khawatir benjolan terjadi karena infeksi atau kanker kulit

Dokter akan melakukan pemeriksaan fisik dan benjolan hitam di kulit guna menentukan apa penyebab utamanya. Anda akan ditanya mengenai benjolan, riwayat kesehatan, dan kebiasaan gaya hidup. Jika benjolan dikhawatirkan merupakan kanker, sebaiknya berikan informasi berikut kepada dokter.

  • Muncul di area baru
  • Muncul di area yang tidak terlihat seperti tempat lain di tubuh
  • Terasa sakit yang tak kunjung sembuh
  • Terjadi kemerahan atau pembengkakan baru di luar batas benjolan
  • Warna menyebar dari bintik ke kulit di sekitarnya
  • Muncul rasa gatal, nyeri, atau nyeri di area yang tak kunjung hilang
  • Nyeri hilang namun kemudian kembali dating
  • Terjadi perubahan pada permukaan tahi lalat seperti mengeluarkan cairan, bersisik, berdarah, atau munculnya benjolan

Jadi, meskipun lipoma masih termasuk benjolan hitam di kulit yang bisa diatasi, tetap saja Anda tidak boleh meremehkannya. Anda juga perlu memerhatikan benjolan yang muncul di kulit apakah itu berbahaya atau tidak, sehingga jika kondisinya terlihat abnormal  bisa segera dilakukan tindakan pengobatan yang tepat.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *