Makanan Sehat Ibu Hamil Trimester Pertama dan Apa yang Harus Dihindari

Trimester pertama kehamilan merupakan tahap krusial karena di masa ini sel mulai berkembang untuk membentuk janin yang sehat dan utuh. Selama tahap ini, tubuh ibu juga mengalami banyak perubahan sehingga membutuhkan banyak nutrisi. 

Ibu hamil memiliki banyak daftar pantangan, khususnya pada trimester pertama. Lalu apa saja makanan sehat ibu hamil trimester pertama yang disarankan? Baca terus artikel berikut untuk mengetahui informasi lengkapnya. 

Apa yang terjadi selama trimester pertama?

Di awal kehamilan, beberapa hari setelah proses pembuahan, sel akan membelah dan mulai membentuk jaringan. Perlahan-lahan, embrio akan berkembang dan organ akan terbentuk. Namun sebelum itu, ada hal penting yang perkembangannya juga tak kalah penting, yaitu kantung ketuban, tali pusar, dan plasenta. 

Kantung ketuban adalah kantung berisi cairan yang mengelilingi janin selama kehamilan dan berfungsi untuk melindungi bayi dari benturan dan infeksi. Kantung ketuban juga berperan dalam menjaga janin tetap hangat agar bisa berkembang dengan baik. 

Tali pusar berfungsi sebagai penghubung antara janin dan tubuh ibu. Melalui tali pusar, janin bisa mendapatkan oksigen, darah, dan makanan untuk menunjang tumbuh kembangnya. Sedangkan plasenta atau ari-ari adalah organ kecil yang berfungsi mengangkut limbah yang diproduksi janin ke tubuh ibu untuk dibuang. 

Selain tumbuh kembang janin, perubahan hormon dalam tubuh ibu selama trimester pertama juga membuat ibu cenderung mengalami mual, kelelahan, tidak nafsu makan, sembelit, dan refluks asam. Karena itu ibu perlu memperhatikan nutrisi yang didapat untuk mencegah hal-hal tersebut. 

Makanan yang disarankan untuk ibu hamil trimester pertama

Asam folat, kalsium, zat besi, kolin, dan vitamin B12 adalah beberapa nutrisi yang dibutuhkan ibu selama usia kandungan tiga bulan pertama. Berikut ini daftar makanan sehat ibu hamil trimester pertama:

  1. Sayur mayur

Ibu hamil disarankan untuk mengonsumsi 3-5 porsi sayuran per hari dengan kombinasi sayuran berwarna oranye (seperti wortel dan labu), hijau tua (brokoli, kangkung, bayam), kuning (jagung, paprika kuning), dan merah (tomat dan paprika merah). Sayuran sebaiknya dimasak atau dikukus dibandingkan dimakan mentah. Namun ibu dengan hipotiroidisme disarankan untuk tak mengonsumsi brokoli.

  1. Buah-buahan

Jumlah buah yang disarankan selama kehamilan adalah 3-4 porsi buah segar per hari. Beberapa buah terbaik untuk ibu hamil trimester pertama adalah jeruk, alpukat, pisang, pir, melon, jambu biji, semangka, delima, mangga, ceri, dan anggur.

  1. Susu dan produk olahan susu

Susu dan produk olahan susu, seperti keju dan yogurt, merupakan sumber kalsium dan protein yang diperlukan untuk pembentukan tulang dan gigi bayi. Pilihlah produk rendah lemak agar tidak menyebabkan peningkatan kalori berlebih dalam tubuh. Jika ibu alergi terhadap laktosa, pilih produk susu bebas laktosa seperti susu kedelai yang diperkaya kalsium.

  1. Biji-bijian utuh

Ibu hamil disarankan makan minimal 6 porsi biji-bijian utuh atau produk olahan biji-bijian per hari, termasuk sereal, roti gandum utuh, dan biskuit gandum. Biji-bijian kaya akan serat yang membantu mencegah sembelit dan gangguan pencernaan yang sering terjadi pada trimester pertama.

  1. Daging 

Daging merah tanpa lemak, unggas, ikan, dan telur adalah sumber protein yang baik. Ketika mengonsumsi daging, pastikan daging tersebut segar dan dimasak dengan sempurna. Mengonsumsi daging mentah dapat menyebabkan ibu dan bayi terpapar bakteri penyebab penyakit dan berpotensi membahayakan bayi. 

Makanan yang harus dihindari

Ibu hamil seringkali mengidam makanan tinggi kalori dan garam, seperti junkfood dan gorengan, yang tidak disarankan untuk ibu hamil. Selain itu, berikut ini makanan yang dilarang keras untuk dikonsumsi selama trimester pertama:

  • Ikan yang mudah terkena paparan merkuri, seperti ikan makarel dan kerang
  • Makanan mentah atau setengah matang, seperti telur setengah matang, daging, atau sushi dengan ikan mentah
  • Susu yang tidak dipasteurisasi
  • Keju lunak seperti feta, brie, atau keju biru yang tak dipasteurisasi
  • Kecambah mentah
  • Sayur dan buah yang tidak dicuci bersih dan dimasak dengan benar
  • Alkohol
  • Kafein 

Di awal kehamilan, daftar makanan yang tidak disarankan untuk dikonsumsi mungkin lebih banyak dibandingkan dengan bulan-bulan berikutnya. Namun makanan sehat ibu hamil trimester pertama juga bisa dikonsumsi seterusnya hingga menjelang persalinan. Dokter juga mungkin akan merekomendasikan beberapa makanan tambahan yang dipercaya dapat memudahkan persalinan. 

Sebelum memutuskan untuk mengonsumsi makanan atau minuman tertentu, ada baiknya untuk meminta saran dari dokter agar tidak berpotensi membahayakan ibu maupun janin.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *