Manfaat Mainan Slime untuk Anak, Bantu Anak Mengeksplor Dunianya

Beberapa tahun terakhir, mainan slime menjadi salah satu mainan favorit segala kalangan usia mulai dari anak-anak hingga orang dewasa. Slime memiliki tekstur kenyal dan lengket. Beberapa slime juga memiliki warna dan pernak-pernik yang cantik sehingga tampilannya semakin menarik. 

Mainan slime sebenarnya merupakan salah satu mainan anak-anak yang berguna untuk menstimulasi atau melatih panca indera si kecil. Selain itu ada banyak lagi manfaat yang bisa didapatkan ketika menemani anak bermain dengan slime. 

Mainan slime yang bagus untuk anak

Manfaat bermain slime untuk anak-anak

Mainan slime termasuk ke dalam kategori sensory play. Sensory play menggambarkan semua jenis aktivitas bermain yang menarik bagi 5 panca indera anak, termasuk sentuhan, penciuman, pengecapan, pendengaran, dan penglihatan. 

Slime termasuk dalam pengalaman sensori taktil, karena teksturnya membuat anak melatih indera peraba. Selain itu slime juga memiliki suara licin yang dapat melatih indera pendengaran, serta warna cerah dan aroma dari slime yang bisa melatih indera penglihatan dan penciuman anak. 

Berikut ini manfaat bermain slime bagi anak-anak:

  • Mengasah kemampuan sensorik

Kemampuan sensorik adalah kemampuan seseorang dalam menggunakan kelima panca inderanya. Kemampuan ini sangat dibutuhkan anak agar mereka bisa mengeksplorasi dan memahami dunia di sekitar mereka. 

Sayangnya penelitian menemukan bahwa 5-16% anak usia sekolah mengalami masalah pemrosesan sensorik. Mereka mungkin terlalu sensitif terhadap rangsangan, yang berarti mereka akan sangat terganggu dengan tekstur yang sederhana. Contoh anak yang hipersensitif adalah sangat pilih-pilih makanan, enggan menyikat gigi, atau senang menggunakan pakaian yang sama secara terus menerus. 

Sementara sebagian lainnya kurang peka (hiposensitif) sehingga membutuhkan lebih banyak stimulus. Anak hiposensitif ditandai dengan sering memasukkan segala benda ke dalam benda, sangat aktif bergerak, atau suka mendengarkan suara dengan volume tinggi. 

Slime sangat cocok untuk anak yang hipersensitif maupun hiposensitif. Bagi anak yang hipersensitif, mainan slime membantu mereka lebih toleransi terhadap benda-benda dengan tekstur unik. Permainan slime mengembangkan kepercayaan mereka terhadap benda-benda bertekstur kenyal bahwa benda tersebut aman untuk disentuh. Sedangkan untuk anak hiposensitif, slime bisa membantu menenangkan mereka. 

  • Membantu eksplorasi dunia si kecil

Permainan sensorik mendorong anak untuk bereksplorasi dan menyelidiki. Anak akan mengamati, membuat hipotesis atau dugaan, bereksperimen, dan membuat kesimpulan selama terlibat dalam aktivitas tersebut. Dengan begini anak akan terstimulus untuk berani mengeksplorasi dunia disekitarnya.  

  • Membuat anak lebih sadar atau mindful

Aktivitas sensorik dapat meningkatkan saraf otak Mainan slime terbukti membantu mengelola emosi anak, mengurangi stres, dan meningkatkan fokus yang dapat mengembangkan kesadaran si kecil akan pikiran, emosi, dan sensasi tubuh. 

Anak akan lebih sadar akan panca inderanya ketika terlibat dalam suatu benda seperti bentuk, tekstur, aroma, suhu, dan warna benda tersebut. Di masa mendatang, manfaat ini membantu anak lebih sadar dan terpusat terhadap suatu hal dan tak mudah teralihkan dengan gadget

Selain ketiga manfaat di atas, bermain slime bersama anak bisa mendorong perkembangan motorik, mendukung perkembangan bahasa, serta membantu mengasah pemikiran ilmiah dan pemecahan masalah pada anak. 

Catatan

Keterlibatan anak dalam bermain mainan slime atau permainan sensori lainnya harus didorong dan didukung dengan baik oleh orang tua, pengasuh, atau guru di rumah maupun di lingkungan belajar awalnya. 

Apalagi peran orang tua dalam aktivitas sensorik anak akan mengembangkan hubungan sosial dan kelekatan yang baik antara anak dan orang tua. Anak akan lebih percaya bahwa benda-benda tersebut aman dimainkan olehnya. 

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *