Olahraga untuk jantung penting untuk dilakukan sejak dini. Dengan olahraga ini, Anda dapat menjaga kesehatan jantung dan mencegah terjadinya penyakit jantung di kemudian hari.

Ada banyak jenis olahraga dengan targetnya masing-masing. Mungkin hal pertama yang ada di pikiran Anda ketika bicara olahraga adalah soal menurunkan berat badan atau membentuk badan bagus yang sehat.

Kedua hal itu penting, tidak ada yang bisa dipandang remeh. Namun, Anda juga tidak bisa memandang remeh pentingnya kesehatan jantung.

Otot-otot jantung sangatlah penting dan perlu dilatih untuk menjaga ketahanan dan kekuatannya. Jantung Anda juga harus diperhatikan, bukan begitu?

Nah untuk melakukannya, ada beberapa olahraga untuk jantung yang dapat Anda lakukan dengan mudah. Dengan melakukan olahraga jenis ini, Anda dapat mengurangi risiko penyakit jantung dan stroke.

Setidaknya ada 3 jenis olahraga jantung yang bisa Anda coba, apa saja sih?

1. Aerobik/Cardio

Olahraga aerobik juga dikenal dengan sebutan olahraga kardio. Jenis olahraga ini didesain untuk meningkatkan detak jantung dan membuat Anda mengeluarkan keringat.

Aerobik juga dapat meningkatkan dan melancarkan sirkulasi darah, plus menurunkan tekanan darah. Bagi Anda penderita diabetes, olahraga ini juga dapat mengontrol kadar gula darah Anda.

CDC merekomendasikan setiap orang dewasa untuk menempuh 2,5 jam olahraga aerobik intens dalam sepekan. Ada beberapa contoh olahraga aerobik dengan intensitas menengah, yaitu:

  • Jalan cepat
  • Renang santai
  • Berkebun
  • Menari
  • Bersepeda di jalan mendatar

Nah jika Anda ingin memangkas waktu olahraga maka Anda dapat meningkatkan intensitasnya. CDC merekomendasikan 1,5 jam olahraga aerobik intensitas tinggi, di antaranya:

  • Jogging
  • Bermain sepak bola / futsal
  • Renang dalam putaran
  • Bersepeda cepat
  • Mendaki bukit

Yang terpenting adalah kesehatan Anda, jadi tidak perlu memaksakan diri. Anda dapat mengombinasikan olahraga aerobik intensitas sedang dan intensitas tinggi sebagai bagian dari olahraga untuk jantung.

Olahraga terbaik adalah yang sesuai dengan kebutuhan Anda. Tidak perlu memaksakan diri, khususnya jika Anda sudah memiliki penyakit tertentu.

2. Latihan kekuatan (strength/resistance training)

Anda juga dapat melakukan latihan kekuatan sebagai bagian dari olahraga untuk jantung. Olahraga jenis ini sangat baik untuk meningkatkan kesehatan dan kebugaran fisik Anda secara menyeluruh.

Anda bisa mengombinasikan latihan kekuatan dengan aerobik untuk mendapatkan efek maksimal. Kombinasi aerobik dan latihan beban dapat membantu Anda menghindari penyakit kolesterol.

CDC merekomendasikan untuk melakukan latihan kekuatan dua kali sepekan, tidak secara beruntun. Idealnya, Anda membidik kelompok otot tertentu di setiap sesi latihan, seperti lengan, kaki, dada, bahu, paha, punggung, dan lainnya.

Berikut beberapa contoh latihan kekuatan alias strength training yang bisa Anda coba:

  • Angkat beban
  • Push up
  • Sit up
  • Squat
  • Menggunakan resistance band

3. Latihan fleksibilitas

Berikutnya yang sering diremehkan tapi tidak kalah penting adalah latihan fleksibilitas atau stretching. Olahraga ringan ini juga penting untuk menjaga kesehatan jantung Anda.

Ada beberapa olahraga yang termasuk dalam latihan fleksibilitas, sebut saja yoga, tai chi, pilates, dan masih banyak lainnya. Olahraga ini tidak hanya meningkatkan fleksibilitas dan kesehatan Anda, tetapi juga mencegah kram, nyeri sendi, dan nyeri otot karena olahraga lainnya.

Dengan melakukan latihan fleksibilitas, Anda dapat melakukan olahraga lain dengan lebih mudah. Artinya, Anda dapat berolahraga secara optimal untuk menjaga kesehatan jantung.

Latihan fleksibilitas cukup mudah dan dapat dilakukan di mana saja. Anda juga bisa melakukan olahraga ini di rumah sendiri.

Demikian tiga jenis olahraga untuk jantung yang penting untuk Anda lakukan sejak dini. Yuk jaga kesehatan jantung!

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *