Sering Makan Tengah Malam? Ini Bahayanya

Apakah masih banyak orang yang menjalankan kebiasaan makan tengah malam, jawabannya tentu saja masih banyak dan bisa saja Anda menjadi salah satunya. Makan tengah malam biasa dilakukan oleh orang-orang yang suka begadang, misalnya menonton pertandingan sepak bola ataupun para pekerja kreatif yang kerap menyelesaikan tugas hingga dini hari.

Tidak bisa dimungkiri, rasa lapar bisa menyeruak ketika hari menjelang tengah malam sehingga makan tengah malam pun menjadi sulit terhindarkan. 

Jika Anda masih sering melakukannya, mulai sekarang cobalah untuk menghentikan kebiasaan tersebut. Bagaimanapun, kebiasaan makan yang satu ini rentan menimbulkan beragam bahaya bagi kesehatan tubuh Anda yang dirasakan secara langsung maupun baru dialami beberapa waktu mendatang. 

Berikut ini adalah beberapa bahaya makan tengah malam yang sebaiknya tidak Anda pandang sebelah mata. Jangan sampai Anda menyesal terlebih dahulu karena mengalami hal-hal di bawah ini, baru akhirnya berencana menghentikan kebiasaan bersantap ketika jam sudah menunjukkan pukul tengah malam. 

Tidur Tidak Nyenyak 

Kebiasaan makan tengah malam bisa sangat mengganggu siklus tidur Anda. Kebiasaan yang satu ini bukan hanya membuat Anda sulit untuk memejamkan mata. Bahkan ketika akhirnya Anda sukses untuk tertidur, istirahat Anda akan kurang pulas dan kemungkinan kerap terbangun. Kondisi ini berhubungan dengan adanya ketidaknyamanan di bagian lambung Anda akibat makanan yang disantap saat tengah malam cenderung belum tercerna dengan baik ketika akhirnya Anda memutuskan untuk tidur. 

Berat Badan Gampang Naik 

Makan tengah malam bisa menyebabkan kegendutan bahkan obesitas itu bukan sesuatu yang mengada-ada. Kenyataannya saat Anda memutuskan makan tengah malam, pembakaran kalori menjadi tidak maksimal sehingga menumpuk di tubuh dan berpotensi menjadi lemak yang sulit hilang. Hal inilah yang membuat berat badan Anda gampang naik dan sulit dikendalikan ketika terbiasa makan tengah malam. Pembakaran kalori yang tidak maksimal setelah makan tengah malam sendiri terjadi karena metabolisme tubuh pada malam hari memang melambat dan tidak seefektif siang hari. 

Sistem Pencernaan Terganggu 

Orang-orang yang punya kebiasaan makan tengah malam cenderung mengeluhkan adanya masalah di bagian saluran pencernaan mereka. Tidak jarang mereka akan merasa tidak nyaman karena menderita mulas, maag, diare, bahkan sembelit. Pasalnya, makan tengah malam membuat produksi asam lambung berlebih. Hal inilah yang menjadi awal mula dari beragam gangguan pencernaan yang mungkin Anda rasakan. 

Tekanan Darah Meningkat 

Tekanan darah yang terlalu tinggi bisa menjadi awal mula berbagai penyakit kronis. Penyakit jantung sampai stroke tidak jarang disebabkan oleh tekanan darah tinggi pada awalnya. Makan tengah malam sendiri bisa menjadi penyebab tekanan darah meningkat sehingga Anda pun menderita hipertensi alias penyakit tekanan darah tinggi. Untuk mencegah peningkatan tekanan darah akibat makan malam, disarankan Anda tidak makan di atas pukul 7 malam.

Diabetes Mengintai 

Tidak tanggung-tanggung, kebiasaan makan tengah malam bisa membuat risiko penyakit diabetes menjadi lebih besar Anda alami. Soalnya ketika Anda terbiasa makan tengah malam dan memutuskan untuk cepat tidur setelahnya, ditemukan terjadi peningkatan glukosa dan insulin dalam tubuh. Kadar glukosa dan insulin yang tinggi inilah yang bisa menjebloskan Anda ke situasi penyakit diabetes. 

Fungsi Otak Melemah 

Kebiasaan makan tengah malam juga dapat berpengaruh pada kinerja otak Anda. Jika belakangan Anda merasa mudah lupa dan sulit berkonsentrasi, bisa jadi ini merupakan imbas dari perilaku Anda yang suka menyantap makanan ketika sudah lewat jam makan malam. Ini terjadi karena saat makan tengah malam, terjadi perubahan perilaku otak yang bisa membuat fungsi otak melemah sehingga Anda menjadi sulit berkonsentrasi dan mudah lupa. 

Kesehatan Mental Memburuk 

Orang-orang yang memiliki kebiasaan makan tengah malam ternyata memiliki kesehatan mental yang lebih buruk daripada orang-orang yang makan malam di waktu yang lebih awal. Ini berkaitan dengan terganggunya kualitas tidur ketika seseorang makan tengah malam. Waktu tidur yang kurang hingga kualitas yang tidak apik inilah yang membuat mental Anda menjadi memburuk. Beberapa tanda kondisi kesehatan yang memburuk akibat kebiasaan makan tengah malam, antara lain gampang marah, mudah panik, sampai memiliki kecemasan berlebih. 

Mulai sekarang buat waktu makan malam Anda lebih awal. Makan tengah malam hanya membuat kualitas hidup Anda memburuk karena berisiko mengganggu kesehatan fisik dan mental Anda secara keseluruhan. 

Bagaimana Metode PCR Mendeteksi COVID-19?

Metode PCR atau polymerase chain reaction saat ini banyak digunakan untuk membantu mendeteksi virus COVID-19. Sebelum dikenal sebagai metode pendeteksian COVID-19, PCR telah terlebih dahulu digunakan untuk membantu mendeteksi berbagai penyakit baik itu karena virus maupun bakteri seperti TBC, klamidia, sitomegalovirus hingga HIV.

Bagaimana Metode PCR Bekerja?

Polymerase Chain Reaction merupakan metode yang dikembangkan oleh Kary Mullis pada tahun 1980-an. Tes PCR akan mendeteksi keberadaan materi genetik yang berupa DNA atau RNA atau sel abnormal di dalam sampel. DNA merupakan materi genetik yang berisi informasi semua makhluk hidup sedangkan RNA adalah jenis lain dari materi genetik penyebab virus COVID-19. PCR bahkan juga bisa mendeteksi fragmen virus saat penderita sudah tidak lagi terinfeksi atau sudah negatif.

Berikut beberapa cara kerja dari metode PCR:

  1. Pengumpulan Sampel

Tenaga kesehatan akan menggunakan swab sintetis dengan tangkai panjang yang terbuat dari plastik, mirip seperti cotton bud. Lalu sampel tenaga kesehatan akan mengambil sampel lendir dari saluran pernapasan atas yaitu rongga hidung (nasofaring) dan tenggorokan (orofaring).

Setelah sampel berhasil di ambil, maka tangkai swab akan disegel di dalam tabung untuk dikirim ke laboratorium.

  1. Ekstraksi

Jika sampel sudah diterima oleh tim laboratorium, maka mereka akan mengekstrak materi genetik dari sisa materi yang ada di dalam sampel.

  1. Proses Penyalinan Sampel

Sampel tersebut akan dicampurkan dengan enzim khusus yaitu polimerase. Proses ini akan menggunakan mesin PCR yang disebut thermal cycler. Nantinya setiap proses pemanasan dan pendinginan sampel dengan menggunakan mesin PCR akan meningkatkan jumlah materi genetik.

Proses penyalinan akan dilakukan beberapa kali. Setelah sekitar satu jam, miliaran salinan dibuat. Jika ada virus (SARS-CoV-2) atau patogen, maka mesin akan menunjukkan lampu neon. Hal ini menandakan jika sampel tersebut menunjukkan hasil positif.

Siapa yang Perlu Melakukan Tes PCR?

Saat ini tes PCR dibutuhkan sebagai syarat penerbangan khusus bagi penumpang yang baru menjalani vaksinasi dosis satu. Selain itu, ada juga beberapa kelompok orang yang harus melakukan tes PCR yaitu:

  • Baru saja bepergian ke kota atau negara dengan tingkat positif tinggi.
  • Diketahui melakukan kontak erat dengan pasien yang terkonfirmasi positif.

Orang-orang yang memiliki gejala COVID-19 juga harus melakukan tes, gejalanya seperti:

  • Sesak napas karena penurunan kadar oksigen.
  • Batuk yang semakin parah.
  • Hidung tersumbat atau pilek, khususnya pada varian Delta.
  • Demam
  • Panas dingin
  • Nyeri otot
  • Sakit kepala
  • Kelelahan
  • Kehilangan rasa atau bau (anosmia)
  • Diare
  • Mual atau muntah

Saat ini varian baru COVID-19 bermunculan yang membuat gejala pada penderita bervariasi. Bahkan beberapa gejala yang dialami bisa mirip dengan penyakit lainnya. Karena itu, jika Anda memiliki gejala yang mengarah ke COVID-19, segera isolasi mandiri dari anggota keluarga lainnya, kenakan masker dan atur jadwal untuk melakukan tes COVID-19 dengan metode PCR.

Bagi Anda yang sudah di vaksinasi lengkap, Anda tetap bisa tertular. Bahkan Anda bisa menjadi pasien tanpa gejala. Untuk itu, lakukan langkah pencegahan seperti:

  • Sering mencuci tangan setidaknya selama 20 detik dengan air mengalir dan sabun. Jika tidak ada sabun dan air mengalir, maka sediakan hand sanitizer kemanapun Anda berada.
  • Hindari menyentuh wajah terutama bagian mata, hidung atau mulut saat tangan kotor atau sebelum mencuci tangan.
  • Jika memiliki gejala flu, segera isolasi mandiri.
  • Jaga jarak sekitar dua meter dari orang lain.
  • Usahakan hindari keramaian atau tempat dengan sirkulasi udara buruk (indoor).
  • Bawa tempat minum dan peralatan makan seperti sendok dan garpu sendiri.
  • Kenakan masker dengan benar saat berada di tempat umum.

Selain metode PCR, Anda yang memiliki gejala COVID-19 juga bisa melakukan pemeriksaan dengan swab antigen.

Beginilah Cara Merawat Orang Tua Saat Pandemi

Memasuki usia lanjut, umumnya orang tua lebih memilih menghabiskan masa tuanya di rumah dibandingkan di panti jompo. Selain itu, banyak orang juga memutuskan untuk merawat orang tua yang sudah lansia di rumah.

Namun, merawat orangtua yang sudah lanjut usia bukanlah perkara yang mudah. Bahkan, merawat lansia di rumah bisa dibilang sebagai salah satu hal yang paling menantang, apalagi jika mereka memiliki kondisi kesehatan tertentu yang perlu diperhatikan.

Cara merawat orang tua

Ada beberapa hal yang perlu dilakukan dan diperhatikan saat Anda memutuskan untuk merawat orangtua di rumah.

1. Menentukan apa saja perawatan lansia yang perlu dilakukan

Saat Anda memutuskan untuk merawat orangtua di rumah, langkah pertama yang harus dilakukan adalah menentukan berapa banyak perawatan lansia yang harus Anda penuhi. Sebab, merawat orangtua sehat dan yang sakit tentunya akan sangat berbeda. 

2. Realistis dengan kemampuan Anda merawat lansia

Merawat orangtua, khususnya dengan kondisi kesehatan tertentu, bukan hal yang mudah. Oleh karena itu, cobalah untuk minta pertolongan saat Anda membutuhkan bantuan orang lain. Bagilah beban dan tanggung jawab dengan pasangan, saudara, atau kerabat dekat lainnya. Anda mungkin bisa meminta menjalankan tugas merawat orangtua secara bergantian pada waktu-waktu tertentu. Hal ini dapat dibicarakan dan dirundingkan. Bahkan, Anda dapat mempertimbangkan untuk mempekerjakan caregiver di rumah jika hal tersebut memang dibutuhkan.

3. Siapkan makanan instan yang bernutrisi tinggi

Salah satu bentuk perawatan lansia yang cukup penting adalah mempersiapkan makanan kaya nutrisi. Tidak jarang, makan menjadi tantangan saat merawat orangtua karena mereka biasanya mulai kehilangan selera makan sehingga rentan kekurangan nutrisi. Oleh karena itu, sebaiknya Anda siapkan stok makanan atau minuman instan bergizi tinggi yang mudah ditelan dan dicerna oleh orangtua. Misalnya, biskuit susu atau susu kaya nutrisi yang kini banyak tersedia.

4. Memerhatikan diri sendiri

Melakukan berbagai perawatan lansia dapat membuat Anda melelahkan secara fisik dan mental. Oleh karena itu, Anda juga tidak boleh lupa untuk memerhatikan kesehatan diri sendiri. Hal ini adalah kunci penting dalam merawat orangtua. Utamakan kesehatan dan kebugaran diri sehingga Anda dapat menjalankan tugas merawat orang tua dengan baik.

5. Memperhitungkan beban finansial

Banyaknya perawatan lansia yang dibutuhkan dapat memengaruhi kondisi keuangan Anda dan keluarga. Oleh karena itu, lakukan pengaturan keuangan yang baik ketika merawat orangtua. Anda juga tidak perlu ragu atau malu apabila sekiranya membutuhkan bantuan anggota keluarga yang lain untuk memenuhi kebutuhan finansial saat merawat orangtua.

Tips perawatan orang tua di masa pandemi

Berikut adalah beberapa tips yang dapat Anda lakukan dalam perawatan lansia di kala pandemi.

  1. Jaga kesehatan diri dengan baik

Ini adalah hal yang paling utama. Jangan sampai Anda menjadi pembawa virus corona dan menularkan pada orang tua. Walaupun Anda merasa sehat, tetap lakukan semua protokol kesehatan dengan baik dan benar, seperti mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir minimal 20 detik saat sebelum dan sesudah memberikan perawatan ke orangtua, serta membersihkan permukaan benda yang sering disentuh dengan disinfektan.

  1. Praktikkan jaga jarak secara konsisten

Menjaga jarak bukan berarti mengisolasi orang tua Anda. Anda dapat mengajak orang tua berjemur di depan rumah dan menyapa tetangga tanpa harus berdekatan dengan mereka.

  1. Manfaatkan teknologi

Anda dapat menghubungi orang-orang yang mungkin dirindukan orang tua Anda dengan video call. Hal ini dapat sangat bermanfaat dalam menjaga kesehatan mental orangtua.

  1. Lakukan aktivitas di rumah

Saat pandemi, Anda dan keluarga dapat merencanakan berbagai aktivitas menarik di rumah yang melibatkan orangtua. Manfaatkan kondisi ini untuk menjalin kedekatan dan kehangatan dengan orangtua. Pada masa pandemi, sebaiknya kurangi kunjungan ke dokter yang sifatnya tidak mendesak. Namun, jika orangtua yang Anda rawat memerlukan bantuan medis, sebaiknya selalu terapkan protokol kesehatan saat membawa orang lanjut usia keluar rumah.

Nah itulah cara dan tips yang bisa Anda lakukan dalam merawat orangtua terlebih pada masa pandemi seperti ini. Keamanan dan kenyamanan menjadi poin penting dalam merawat orang tua. Anda bisa mendiskusikan dengan keluarga dalam merawat orangtua agar mendapatkan perawatan yang baik.

Ini Dia Manfaat Konidin Tablet yang Perlu Anda Tahu

Konidin tablet adalah obat yang digunakan untuk dapat meringankan batuk

Konidin tablet bukanlah obat yang asing bagi sebagian orang. Banyak orang yang sudah mengenal obat ini. Konidin merupakan salah satu obat pereda berbagai jenis batuk yang bisa dengan mudah didapatkan di warung atau toko obat terdekat.

Konidin diproduksi oleh sebuah perusahaan farmasi nasional terbesar yaitu PT Konimex. Obat Konidin sendiri di produksi dalam 2 varian, yaitu konidin sirup dan konidin tablet. Konidin tablet adalah obat yang banyak digunakan untuk meredakan batuk, baik batuk kering maupun batuk berdahak yang disebabkan oleh virus influenza, alergi, sisa – sisa dari bronkitis, asma, radang saluran pernapasan, pilek dan sebagainya. 

Konidin tablet mengandung berbagai zat seperti Dextromethorphan Hbr, Guaifenesin, dan Chlorpheniramine Maleate atau yang dikenal juga dengan istilah CTM. Konidin tablet memiliki berbagai indikasi atau manfaat untuk menyembuhkan keluhan batuk anda. Kandungan Dextromethorphan Hbr berguna untuk meredakan berbagai gejala batuk yang disebabkan oleh serangan virus influenza, pilek, alergi, radang saluran pernapasan, dan sisa dari bronkitis. Namun, kandungan Dextromethorphan Hbr ini tidak boleh digunakan untuk mengobati atau mengatasi batuk kronis yang disebabkan karena merokok, emfisema, asma kronis dan batuk berdahak kronis.

Selain itu, kandungan Guaifenesin yang terdapat pada komposisi konidin tablet bermanfaat untuk meredakan dan mengatasi gangguan yang menjangkiti saluran pernapasan seperti flu, asma atau bronkitis. Kandungan Guaifenesin ini juga bekerja untuk mengencerkan dahak yang terdapat pada saluran pernapasan sehingga membuat pernapasan menjadi kembali lega.

Konidin tablet juga mengandung Chlorpheniramine Maleate atau CTM. Kandungan CTM ini berfungsi untuk meredakan atau mengurangi efek histamin yang biasa hadir ketika seseorang sedang mengalami flu seperti hidung meler, bersin-bersin serta gatal pada mata dan kulit.

Jadi dapat disimpulkan bahwa konidin tablet memiliki manfaat antara lain meredakan batuk kering yang disebabkan flu, pilek, alergi, dan bronkitis. Konidin tablet juga dapat berguna sebagai ekspektoran untuk mengencerkan dahak dan melegakan tenggorokan.

Jika anda mengalami gejala-gejala seperti diatas, anda dapat langsung mengonsumsi obat konidin tablet sesuai dosis yang tertera di kemasan. Konidin tablet merupakan obat yang dapat dibeli secara bebas di berbagai toko obat terdekat dan dapat dikonsumsi tanpa resep dokter. Namun, anda harus perhatikan cara konsumsi, dosis, efek samping hingga himbauan penggunaan yang terdapat pada kemasan obat.

Apabila anda mengalami efek samping obat yang berkepanjangan atau gejala batuk, pilek, flu yang anda alami tidak kunjung reda, anda dapat langsung memeriksakan kondisi anda ke dokter untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Selain itu, apabila anda sedang menjalani perawatan lain yang mengharuskan untuk mengkonsumsi obat tertentu secara rutin, anda dapat mengkonsultasikan hal ini terlebih dahulu ke dokter.

Itulah manfaat dan kegunaan konidin tablet yang perlu Anda tahu. Di masa pandemi dan musim pancaroba seperti ini, kemungkinan untuk terserang batuk, flu, pilek dan sebagainya menjadi semakin besar. Untuk itu jaga selalu stamina dan kesehatan anda, salah satunya adalah dengan mengonsumsi makanan bergizi, multivitamin, serta istirahat secara teratur.

Mengenal Dua Jenis KB Pil Sebagai Kontrasepsi

Merencanakan kapan waktu yang tepat memiliki anak adalah hal yang wajar. Bahkan, perbincangan perihal ini biasanya sudah dilakukan sebelum pernikahan. Dalam mendukung program memiliki momongan, ada banyak jenis KB yang bisa dimanfaatkan. Secara umum, selain kondom, biasanya metode kontrasepsi nan sering dipilih oleh banyak orang adalah minum pil KB. 

Pil KB merupakan alat kontrasepsi yang penggunaannya praktis dan memiliki tingkat keberhasilan yang tinggi dalam mencegah kehamilan. Di sisi lain, jenis KB yang satu ini secara umum ada dua pilihan yang dapat anda pilih. Meskipun secara umum dua pilihan tersebut memiliki fungsi yang sama, tetapi mengetahui jenisnya lebih lanjut diperlukan karena hal ini akan membantu anda sebelum memilih pil KB mana yang sekiranya bisa cocok dengan tubuh anda. 

Pil mini 

Dari dua jenis pil KB, pertama kita ketahui ada pil mini atau bisa disebut juga sebagai pil progesteron. Jenis KB yang satu ini dinamakan demikian karena memiliki satu kandungan, yakni progesteron. Dirangkum dari beberapa sumber, cara kerja pil KB mini adalah dengan membuat lendir di sekitar leher rahim menjadi tebal. Saat lendir itu menebal, maka harapannya adalah bisa mencegah sperma masuk ke dalam rahim. 

Di sisi lain, cara kerja kedua dari pil mini ialah dengan membuat bagian rahim menjadi tipis, sehingga sel telur diharapkan tak dapat menempel pada dinding rahim. Adapun kabar lainnya dari jenis KB yang satu ini adalah kalau pil mini dikatakan terbilang aman dikonsumsi oleh ibu yang sedang menyusui. 

Pil kombinasi 

Jenis pil KB yang kedua adalah kombinasi. Dinamakan demikian karena jenis ini gabungan dari beberapa jenis hormon estrogen dan progesteron. Adapun cara kerja dari jenis KB ini, yaitu membuat ovarium mengeluarkan sel telurnya, tetapi merangsang leher rahim supaya bisa menebal dan mengelilinginya supaya sperma tak dapat masuk ke sel telur. 

Perlu diketahui bersama, di dalam pil kombinasi ini ada pil aktif yang mengandung hormon buatan dan pil tidak aktif nan tanpa hormon. Berbagai sumber menjelaskan, berdasarkan dosis serta frekuensi datang bulan, maka terdapat dua jenis pil kombinasi. 

Pertama adalah monophasic pills. Untuk jenis KB dari pil kombinasi ini, biasanya para wanita yang sedang berada pada siklus satu bulan mengonsumsi pil aktif dengan catatan dosis hormon sama. Sementara pada pekan terakhir dari siklus, giliran pil tidak aktif yang anda gunakan. 

Sementara untuk jenis pil kombinasi yang kedua adalah multiphasic pills. Perbedaan dengan jenis pil kombinasi pertama, untuk yang satu ini para perempuan tetap menggunakannya dengan siklus satu bulan. Hanya saja yang dikonsumsi dosis hormonnya berbeda. Di sisi lain, dalam jenis pil kombinasi ini anda tetap pula konsumsi pil yang tidak mengandung hormon. 

Jenis KB pil kombinasi yang terakhir adalah extended-cycle pills yang bisa digunakan selama tiga belas pekan. Dari pemakaiannya, biasanya pengguna akan meminum pil KB aktif sepanjang dua belas minggu dan pada pekan terakhir baru mengonsumsi pil yang tidak aktif. 

Demikianlah penjelasan ringkas mengenai jenis KB pil yang dapat anda pilih. Besar harapan artikel ini dapat menjadi referensi untuk anda sebelum melakukan konsultasi langsung dengan dokter terkait. Akhir kata, apa pun jenis pil KB yang anda pilih, semoga itulah yang cocok untuk diri anda. Namun perlu diingat, jangan sampai anda memilih pil KB tanpa lebih dulu melakukan konsultasi, sebab itu dapat merugikan diri anda sendiri.

Bukan Alat, Antigen Adalah Zat Pemicu Munculnya Antibodi

Kata antigen akhir-akhir ini banyak dibicarakan. Ini berhubung dengan penerapan tes COVID-19 antigen sebagai salah satu syarat perjalanan baik darat maupun udara yang dengan kriteria tertentu.

Tes antigen sendiri lebih digemari karena cepat dan harganya yang terbilang lebih murah. Meski demikian, tes antigen sendiri dinilai masih kurang cukup akurat jika dibanding dengan PCR. Lantas apa itu antigen? Berikut penjelasannya. 

Pengertian antigen

Menurut Medline Plus, antigen adalah zat apa pun dalam tubuh yang menyebabkan sistem kekebalan tubuh memproduksi antibodi untuk melawannya. Ini berarti sistem kekebalan Anda tidak mengenali zat tersebut, dan berusaha melawannya.

Sementara News Medical mengatakan, setiap zat yang menginduksi sistem kekebalan untuk menghasilkan antibodi terhadapnya disebut antigen. Setiap penyerbu asing, baik itu patogen (bakteri dan virus), bahan kimia, racun, dan serbuk sari, dapat menjadi antigen. 

Antigen pada umumnya terdiri dari protein, peptida, dan polisakarida. Setiap bagian dari bakteri atau virus, seperti protein permukaan, mantel, kapsul, racun, dan dinding sel, dapat berfungsi sebagai antigen.

Kehadiran antigen dapat membangkitkan limfosit, sel darah putih yang melawan penyakit tubuh. Limfosit akan membuat sel yang disebut antibodi untuk melawan antigen.

Jenis-jenis antigen

Antigen memiliki dua jenis utama yang dikategorikan berdasarkan asal-usulnya, yaitu:

  1. Heteroantigen 

Heteroantigen atau antigen asing adalah zat yang berasal dari luar tubuh atau zat asing bagi tubuh. Ini melibatkan zat yang dibuat atau ditemukan dalam:

  • Virus
  • Bakteri
  • Protozoa
  • Darah dan sel darah merah dari orang lain
  • Bisa ular
  • Alergen seperti serbuk sari
  • Protein tertentu dalam makanan

Zat asing tersebut bisa saja masuk karena terhirup atau tertelan. 

  1. Autoantigens

Autoantigen atau self-antigen, adalah zat yang berasal dari tubuh yang seharusnya tidak memicu respons imun pada individu yang sehat karena tubuh tahu bahwa mereka tidak berbahaya. Namun, terkadang tubuh secara keliru bertindak melawannya, yang mengarah pada peradangan autoimun. 

Faktor-faktor tertentu, misalnya lingkungan atau genetic menyebabkan sel imun mengidentifikasi mereka sebagai benda asing dan oleh karena itu menyerang sel. Inilah yang terjadi pada penyakit autoimun. Contoh autoantigen adalah nukleoprotein, asam nukleat.

  1. Antigen tumor 

Antigen tumor diproduksi karena mutasi spesifik tumor yang terjadi selama transformasi neoplastik sel normal menjadi sel kanker. Antigen ini diekspresikan pada permukaan sel kanker untuk dikenali oleh sistem imun. 

Namun, meskipun mengekspresikan antigen permukaan sel, sebagian besar sel kanker memperoleh kemampuan untuk lolos dari eliminasi yang dimediasi sistem kekebalan.

  1. Antigen endogen 

Antigen endogen adalah antigen yang dihasilkan dari dalam sel normal dan kemudian ditunjukkan di luar sel pada permukaan sel.  Contoh: antigen yang disajikan oleh sel yang telah terinfeksi oleh bakteri atau virus, antigen golongan darah pada permukaan sel eritrosit (misalnya antigen H pada sel darah merah, antigen A, dan antigen B), HLA atau antigen histokompatibilitas leukosit.

  1. Immunogen 

antigen juga dapat dikategorikan berdasarkan respon imunnya. Immunogen adalah salah satunya. Immunogen, biasanya protein atau polisakarida adalah antigen yang dapat menimbulkan respons imun dengan sendirinya, yang berarti dapat memicu limfosit untuk bertindak melawannya. Immunogen memiliki berat molekul lebih dari 10.000.

  1. Hapten

Berkebalikan dengan immunogen, hapten adalah antigen yang tidak dapat menimbulkan respon imun sendiri. Ia membutuhkan zat lain, molekul pembawa seperti albumin atau globulin, sebelum dapat memicu respons imun. Hapten memiliki berat molekul lebih rendah, yaitu kurang dari 10.000.  

Antigen adalah zat dalam tubuh yang bisa berasal dari dalam maupun luar tubuh yang dapat memicu respon imun tubuh dan membentuk antibodi untuk melawannya. Antigen adalah zat yang dianalisis dalam tes antigen. 

Dalam tes antigen COVID-19, antigen berguna untuk menunjukkan seseorang sedang terinfeksi atau tidak oleh suatu patogen atau dalam hal ini virus corona. Temukan lebih banyak informasi tentang antigen di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ.

Anda juga bisa menemukan berbagai layanan tes antigen beserta dengan promonya di aplikasi SehatQ. Selain itu, SehatQ juga menyediakan ruang untuk berkonsultasi dengan dokter di aplikasi SehatQ. Download aplikasinya sekarang di App Store atau Play Store.

Tanda Ini Menunjukkan Anda Berhasil untuk Diet Sehat

Anda mungkin sering bertanya-tanya, apakah program penurunan badan yang dijalankan saat ini sudah termasuk dalam diet sehat atau sebaliknya? Selama program diet Anda harus benar-benar mengetahui apakah Anda sudah makan dengan benar, berlatih secara teratur, mengalami penurunan berat badan yang wajar dan sudahkah Anda mendengarkan tubuh. 

Pesan halus yang dikirim tubuh akan memberitahu Anda. Dengarkan baik-baik dan Anda akan berhasil dalam memilih makanan terbaik untuk tubuh, termasuk makan banyak sayuran organik, buah-buahan, kacang-kacangan, biji-bijian dan kacang-kacangan. Oleh karena itu, sebaiknya ketahui beberapa ciri diet sehat dan berikut adalah beberapa tanda bahwa Anda sudah makan dengan benar untuk tubuh.

1. Rutin buang air kecil dan besar setiap hari

Sembelit seringkali merupakan tanda pertama bahwa Anda tidak makan dengan benar. Anda harus buang air besar setiap hari. Jika tidak, tambahkan lebih banyak buah, sayuran, biji-bijian, dan kacang-kacangan yang kaya serat.

2. Anda sudah tidak lagi memerhatikan kalori harian

Jika Anda harus memerhatikan kalori sepanjang waktu, kemungkinan besar Anda terlalu banyak makan makanan olahan, minuman manis, keju, dan daging. Tetapi jika Anda kebanyakan makan makanan nabati, Anda akan melihat bahwa tubuh secara alami langsing. Anda tidak berpikir tentang makan ketika Anda tidak lapar dan Anda hanya mau makan sampai merasa kenyang saja serta berhenti pada waktu tubuh mulai memberikan sinyal untuk berhenti.

3. Suasana hati dan mood menjadi lebih seimbang

Banyak faktor dapat menyebabkan perubahan suasana hati, seperti terlalu banyak alkohol, gula, dan kafein yang dapat menyebabkan perubahan suasana hati terutama berhubungan dengan kecemasan. Jumlah berlebihan makanan ini tidak boleh menjadi bagian rutin dari diet Anda. Makanan tersebut akan membuat Anda menginginkan pikiran yang semakin buruk. Sebaliknya mengurangi asupan mampu membuat pikiran Anda menjadi lebih seimbang dan damai.

4. Tubuh terhidrasi dengan baik

Dehidrasi adalah tanda tubuh Anda minum terlalu sedikit air dan minum terlalu banyak kafein, gula dan alkohol. Kondisi ini menyebabkan rasa haus, kulit kering, bibir kering, dan sel-sel kering di semua area tubuh Anda. Minum banyak air dan mengonsumsi banyak makanan dengan kandungan air tinggi seperti buah-buahan dan sayuran akan menjaga tubuh tetap terhidrasi.

5. Anda memiliki energi sepanjang hari

Selama diet sehat Anda harus merasa berenergi sepanjang hari dan memenuhi kebutuhan. Jika Anda mengalami gangguan energi pada jam 4 sore setiap hari, maka ada sesuatu tentang diet Anda yang tidak beres. Terlalu banyak kopi atau sarapan yang terlalu tinggi karbohidrat dapat menyebabkan penurunan gula darah di kemudian hari. Bisa juga Anda membutuhkan camilan di sore hari untuk membantu menjaga keseimbangan gula darah hingga waktu makan malam.

6. Tidur nyenyak di malam hari 

Segala macam hal dapat membuat Anda terjaga di malam hari termasuk diet. Minum alkohol dapat membuat Anda tetap terjaga serta kafein yang berlebihan sepanjang hari. Jika Anda makan terlalu banyak untuk makan malam, atau sebelum tidur, hati Anda terus-menerus mencoba memecah makanan di malam hari, yang dapat memengaruhi kemampuan tubuh untuk tidur dan tetap tertidur.

7. Mulai belajar masak makanan rumahan setiap malam

Jika Anda makan di luar hampir setiap malam, hampir tidak mungkin untuk mengontrol apa yang Anda makan. Belajar memasak di rumah dengan baik adalah salah satu teknik terbaik untuk menurunkan berat badan dan mempertahankannya selama diet sehat. Anda juga dapat masak untuk makan siang yang merupakan salah satu cara lain untuk memastikan Anda tetap berpegang pada diet sehat.

Prodia Kedoya Sediakan Program Pap Smear Gratis BPJS

Banyak nama Laboratorium klinik di Indonesia yang hadir untuk memberikan pelayanan kesehatan yang terbaik untuk masyarakat Indonesia. Di Indonesia, laboratorium klinik terbagi dalam laboratorium klinik umum dan khusus. Salah satu laboratorium klinik umum yang memiliki layanan pemeriksaan baik laboratorium maupun penunjang ada Prodia. 

Sejak berdiri pada 1973 lalu, Prodia telah berkembang pesat menyediakan layanan pemeriksaan yang lebih lengkap dengan alat yang lebih canggih untuk hasil diagnosa yang lebih baik. Salah satu klinik yang menyedia ragam layanan kesehatan adalah laboratorium klinik Prodia Kebayoran.

Tak hanya menyediakan pemeriksaan kesehatan yang lengkap, Prodia bekerja sama dengan pemerintah khususnya BPJS untuk memberikan Program Pap Smear Gratis BPJS. Berikut penjelasannya

Apa itu pap smear?

Pap smear atau tes Pap adalah prosedur skrining untuk kanker serviks, yang menguji keberadaan sel prakanker atau kanker pada leher rahim (pembukaan rahim). Sel-sel dari leher rahim akan dengan lembut dikerok atau dikumpulkan dan diperiksa untuk melihat apakah ada sel-sel yang bertumbuh secara abnormal.

Mungkin Anda akan merasakan sedikit ketidaknyamanan, tapi biasanya tidak menyebabkan rasa sakit jangka panjang. The American Cancer Society menyarankan skrining ini harus dimulai pada usia 25 tahun, bahkan kadang disarankan mulai dari usia 21 tahun. 

Dengan pap smear, kanker serviks bisa dideteksi sejak dini dan peluang untuk sembuh pun akan lebih besar. Pap smear juga dapat mendeteksi potensi adanya kanker yang dapat berkembang di masa depan yang ditunjukkan dari perubahan sel serviks.

Pap smear juga menjadi langkah pertama dalam menghentikan kemungkinan perkembangan kanker serviks. Pemeriksaan panggil biasanya juga dilakukan bersamaan dengan pap smear.

Pada wanita yang berusia 30 tahun ke atas, pap smear dapat dikombinasikan dengan tes untuk human papillomavirus (HPV), yaitu tes untuk mendeteksi infeksi menular seksual yang umum yang dapat menyebabkan kanker serviks.

Pap smear biasanya direkomendasikan oleh dokter untuk dilakukan pengulangan setiap setiap tiga tahun untuk wanita yang berusia 21 hingga 65 tahun. Khusus wanita berusia 30 tahun ke atas, pap smear dapat dipertimbangkan dilakukan setiap lima tahun jika prosedurnya dikombinasikan dengan tes HPV.

Hasil tes pap smear sendiri ada dua macam, yaitu normal (negatif) dan abnormal (positif). Jika hasil tes normal, berarti tidak ada sel-sel abnormal yang tumbuh di leher rahim Anda. Tapi jika hasilnya adalah abnormal, maka berarti ada sel-sel abnormal yang tumbuh dan kemungkinan Anda mengidap kanker.

Jika hasilnya abnormal atau positif, biasanya dokter akan menyarankan untuk meningkatkan frekuensi Pap smear Anda dan melihat lebih dekat jaringan serviks Anda dengan prosedur kolposkopi.

Tes pap smear sangat akurat untuk mendeteksi kanker serviks, bahkan National Cancer Institute mengatakan bahwa skrining pap smear secara teratur mengurangi tingkat kanker serviks dan kematian denga nminimal 80 persen.

Program pap smear gratis BPJS di Prodia Kedoya

Prodia Kedoya menjadi salah satu cabang yang terpilih untuk menyediakan Program Pap Smear Gratis BPJS. Namun, penting diketahui bahwa terdapat kuota yang sudah ditentukan per harinya. 

Untuk itu, lebih baik untuk mendaftar terlebih dahulu ke Prodia Kedoya atau menghubungi melalui telepon minimal sehari sebelum pemeriksaan untuk mengetahui apakah masih ada kuota.

Anda juga perlu mempersiapkan beberapa hal sebelum melakukan pemeriksaan, diantaranya:

1. Pasien harus membawa surat rujukan dari faskes pertama, beserta diagnosa

2. Membawa KTP dan Kartu BPJS (Asli dan fotokopi)

3. Tidak ada tunggakan pembayaran iuran

4. Belum pernah periksa dalam 1 tahun terakhir, atau belum berturut2 mendapatkan hasil normal dalam 3 tahun terakhir dengan menggunakan fasilitas BPJS

5. Sudah memenuhi persyaratan pemeriksaan PAP SMEAR, yaitu:

  • Saat melakukan pemeriksaan tidak sedang haid/menstruasi (waktu terbaik adalah lima hari setelah haid berakhir)
  • Tidak diperkenankan melakukan hubungan seksual selama 2 hari sebelum pemeriksaan
  • Tidak diperkenankan pencucian vagina selama 2-3 hari sebelum pemeriksaan
  • Tidak menggunakan obat-obatan yang melalui vagina
  • Tidak sedang hamil

Pap smear adalah salah satu pemeriksaan yang sangat direkomendasikan untuk dilakukan karena dapat mencegah perkembangan kanker serviks serta memberi peluang lebi tinggi untuk kesembuhan. BPJS menyediakan program pap smear gratis untuk masyarakat Indonesia.

Prodia Kedoya menjadi salah satu laboratorium klinik yang terpilih untuk bekerja sama dengan program tersebut. Namun ada kuota harian terbatas, jadi Anda disarankan untuk menghubungi Prodia terlebih dahulu.

Temukan lebih banyak informasi tentang topik ini dan seputar Prodia Kedoya beserta jadwal praktik dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Download aplikasinya sekarang di App Store atau Play Store. 

IUGR adalah Pembatasan Pertumbuhan Janin, Apa Artinya?

IUGR adalah istilah medis yang menggambarkan bayi yang belum lahir tidak tumbuh secara normal di dalam rahim sehingga ukuran tubuhnya lebih kecil dibandingkan bayi pada usia tahap kehamilan ibu. 

Bayi yang terkena IUGR (intrauterine growth restriction) atau dikenal juga dengan pembatasan pertumbuhan janin (FGR) berisiko tinggi mengalami cacat lahir atau kematian yang lebih tinggi. Oleh karena itu, ibu harus mengetahui penyebab, gejala, serta komplikasi yang menyertai anak yang lahir dengan IUGR.

Penyebab IUGR

Penyebab IUGR sangat beragam, mulai dari masalah pada janin, kondisi kesehatan ibu, dan faktor gaya hidup. Penyebab umum IUGR adalah masalah pada plasenta sehingga tidak bisa menyalurkan nutrisi, darah, dan oksigen dari ibu ke bayi. Cacat lahir dan kelainan genetik juga bisa menyebabkan IUGR. 

Faktor risiko yang dapat meningkatkan IUGR pada bayi antara lain:

  • Ibu menjalani gaya hidup tak sehat seperti merokok, minum alkohol, atau penyalahgunaan obat-obatan
  • Infeksi seperti sifilis, rubella, toksoplasmosis, dan cytomegalovirus
  • Mengonsumsi obat-obatan tertentu, seperti antikonvulsan
  • Hipertensi
  • Lupus
  • Anemia sel sabit
  • Masalah pembekuan darah
  • Hamil anak kembar
  • Memiliki penyakit ginjal
  • Berat badan ibu kurang atau berlebih

Bagaimana cara mengetahui bayi memiliki IUGR?

Selama kehamilan, ibu akan menjalani tes untuk mengetahui apakah pertumbuhan bayi normal. Salah satunya adalah ultrasonografi (USG). Dengan USG, dokter akan mengukur ukuran kepala, perut, kaki bayi, serta jumlah cairan ketuban dalam rahim. Beberapa bayi yang mengalami IUGR memiliki cairan ketuban rendah. 

Tes lain yang mungkin dilakukan adalah pemantauan janin dengan suatu alat khusus. Alat tersebut akan diikatkan di atas rahim dengan posisi ibu berbaring. Selama 30 menit, alat tersebut akan merekam detak jantung bayi untuk mendeteksi detak jantung yang abnormal. 

Prosedur lain adalah amniosentesis dimana jarum akan dimasukkan ke dalam rahim melalui kulit, kemudian mengambil sampel cairan ketuban. Cairan tersebut akan diuji untuk mendiagnosis infeksi dan kelainan kromosom untuk mengetahui penyebab IUGR. 

Pengukuran tinggi fundus uteri, dimana dokter mengukur perut ibu dari bagian atas tulang kemaluan hingga bagian atas rahim, juga menjadi salah satu cara mendiagnosis IUGR.

Bisakah IUGR dicegah?

Meskipun salah satu faktor IUGR adalah gaya hidup yang tak sehat, kondisi ini juga bisa terjadi bahkan ketika seorang ibu dalam kondisi sehat. Dengan beberapa tips berikut ibu bisa mengurangi risiko IUGR pada bayi dan memiliki kehamilan yang sehat:

  • Melakukan pemeriksaan prenatal. Mendeteksi potensi masalah sejak dini membantu ibu dan dokter menangani masalah lebih awal dan mengurangi risiko komplikasi
  • Perhatikan gerakan bayi. Waspadai jika bayi tidak sering bergerak atau berhenti bergerak.
  • Perhatikan obat yang dikonsumsi. Bagi ibu dengan masalah medis, beberapa obat-obatan bisa berisiko pada ibu hamil dan membahayakan janin.
  • Konsumsi makanan sehat dan bergizi. Sayur, buah, dan makanan sehat yang cukup kalori dapat meningkatkan kesehatan ibu dan janin, serta memastikan bayi mendapatkan nutrisi yang cukup.
  • Istirahat yang banyak. Beristirahat membantu ibu merasa lebih baik sekaligus membantu bayi tumbuh. Pastikan untuk tidur 8 jam (atau lebih) setiap malam, atau ditambah dengan istirahat 1-2 jam saat sore.
  • Praktikkan gaya hidup sehat. Hindari alkohol, rokok, mengonsumsi obat-obatan terlarang, dan olahraga yang disarankan untuk ibu hamil. Ibu juga harus membatasi konsumsi kafein maksimal 1 cangkir sehari.

Apakah bayi dengan IUGR bisa tumbuh sehat?

Bayi dengan IUGR memiliki risiko lebih tinggi memiliki masalah kesehatan sebelum, selama, dan setelah persalinan. Beberapa diantaranya yaitu rendahnya kadar oksigen ketika janin dalam rahim, persalinan yang sulit atau prematur, dan peningkatan risiko penyakit menular setelah lahir. 

Masalah lain yang dapat terjadi pada bayi dengan IUGR, yaitu:

  • Penyakit metabolik, seperti penyakit jantung dan diabetes tipe 2
  • Jumlah sel darah abnormal
  • Kadar gula darah rendah (hipoglikemia)
  • Masalah neurologis
  • Sulit menjaga suhu tubuh tetap stabil

Namun, tidak semua anak yang mengalami IUGR ketika bayi mengembangkan masalah tersebut. 

Catatan

IUGR adalah komplikasi kehamilan yang perlu diwaspadai oleh setiap ibu hamil. Kondisi ini bisa berkembang kapan saja selama kehamilan, karena itu penting bagi ibu untuk memperhatikan kehamilan dan kesehatan bayi.

Manfaat Medical Check Up di Klinik Prodia Surabaya

Kapan terakhir kamu melakukan medical check up atau MCU? Segera datangi Klinik Prodia Surabaya jika ingin melakukan MCU demi kesehatan kamu.

Mungkin banyak dari kita yang hanya melakukan MCU sebagai salah satu syarat diterima masuk kerja. Padahal di luar itu, MCU secara regular juga ternyata penting lho.

Melakukan MCU secara rutin memberikan banyak manfaat bagi kesehatan kamu di masa kini dan masa depan. Simal lebih dalam terkait manfaat MCU pada ulasan di bawah ini!

Apa itu medical check up

Medical check up atau MCU adalah pemeriksaan kesehatan holistik yang dilakukan oleh tenaga kesehatan profesional untuk mengetahui status kesehatan kamu.

Pemeriksaan kesehatan ini biasanya dimulai dengan menelusuri riwayat kesehatan atau medis kamu, informasi terkait yang relevan, operasi yang pernah dijalani, obat yang dikonsumsi, gaya hidup, dan lain-lain.

Setelah itu, kamu akan menjalani berbagai pemeriksaan medis umum seperti:

  • Evaluasi mata, telinga, hidung, mulut, dan tenggorokan
  • Memeriksa dan mendengarkan jantung, paru-paru, dan usus menggunakan stetoskop 
  • Memeriksa bagian tubuh yang berbeda untuk melihat ada tidaknya benjolan yang tidak biasa di perut
  • Memeriksa kelenjar getah bening di leher, ketiak, atau selangkangan
  • Pengukuran tinggi dan berat badan seseorang
  • Memeriksa tekanan darah
  • Complete blood count (CBC) di laboratorium khusus untuk memeriksa berbagai kondisi
  • Uji sampel darah untuk memeriksa kadar kolesterol dan glukosa dalam darah
  • Tes urinalisis untuk memantau kesehatan ginjal dan saluran kemih

Tak hanya di rumah sakit, kamu juga bisa melakukan MCU di klinik dengan fasilitas lengkap. Salah satunya adalah klinik Prodia Surabaya.

Manfaat MCU secara rutin

Melakukan MCU setidaknya satu kali dalam setahun dapat membantu kamu mencegah ketidaksenangan atau kerugian yang tidak perlu karena penyakit mendadak yang tidak terduga.

Berikut beberapa manfaat yang bisa kamu dapatkan apabila melakukan medical check up secara rutin:

1. Mengurangi risiko jatuh sakit dan dirawat

MCU rutin biasanya tidak hanya meliputi sejumlah pemeriksaan fisik namun juga mental. Hal ini bisa bantu kamu memastikan tubuh dan pikiran dalam keadaan fit dan baik-baik saja.

Dengan tes kesehatan rutin kamu mengurangi kemungkinan jatuh sakit sakit, atau bahkan dirawat di rumah sakit. Hal ini otomatis juga mengurangi pengeluaran biaya kesehatan kamu.

2. Mencegah penyakit kronis

Beberapa penyakit yang mengancam jiwa dapat secara bertahap menumpuk di dalam tubuh bahkan sebelum gejala fisik muncul.

Jika terdeteksi sejak dini, kamu memiliki peluang lebih tinggi untuk mendapatkan perawatan yang tepat dengan segera dan mendapatkan akses sejak dini ke opsi yang dapat mempercepat proses pemulihan. 

3. Mengidentifikasi penyakit terkait stres

Aktivitas padat setiap hari, tekanan pekerjaan, dan hubungan sosial bisa membuat kesehatan mental seseorang memburuk.

Pemeriksaan tubuh secara menyeluruh dan teratur dapat membantu dokter mendiagnosis masalah tersebut dan juga memberi kamu kesempatan untuk mendiskusikan stres guna mendapatkan perawatan yang dibutuhkan.

4. Memperpanjang umur dan kesejahteraan

Selain mendeteksi berbagai jenis gangguan atau penyakit yang mungkin akan muncul di masa depan, dokter MCU kerap kali juga mendorong kamu untuk lebih proaktif dan mengambil langkah yang tepat untuk tetap sehat.

Mulai dari rekomendasi tentang bagaimana mempertahankan kebiasaan baik dan gaya hidup sehat secara keseluruhan. Hal ini berdampak pada kesejahteraan hidup kamu.

Yuk, segera lakukan medical check up secara rutin mulai sekarang. Kamu bisa melakukan MCU lengkap di klinik Prodia Surabaya dengan fasilitas lengkap dan terbaik!