Perbedaan Komposisi hingga Harga Minyak Kayu Putih dengan Minyak Telon

Bayi memang identik dengan aroma minyak kayu putih atau minyak telon. Minyak ini akan membuat tubuh bayi merasa hangat. Kedua minyak ini tentu tidaklah sama. Mulai dari segi komposisi hingga harga. Nah, artikel ini akan membahas perbedaan keduanya, termasuk harga minyak kayu putih.

Mengenal Perbedaan Minyak Kayu Putih dan Minyak Telon

  1. Komposisi berbeda

Baik minyak telon atau minyak kayu putih memang bermanfaat untuk membuat bayi merasa nyaman dan terlindungi. 

Minyak telon yang banyak ditemui di pasaran mengandung 3 bahan alami, seperti campuran minyak kelapa, minya eucalyptus, dan minyak adas dengan kadar masing-masing. 

Minyak adas adalah minyak tanaman herbal yang berguna mengatasi masalah pencernaan, perut kembung, dan meningkatkan selera makan anak. 

Minyak kayu putih terbuat dari pohon Melaleuca Leucadendra atau Melaleuca cajuputi. Daun dan ranting dari kedua pohon ini akan diekstraksi melalui proses penyulingan. Selain itu, ada pula campuran cengkeh, minyak esensial, dan menthol. Campuran inilah yang membuat rasa hangat dari minyak kayu putih.

  1. Manfaat berbeda

Kedua minyak yang dibahas, yaitu minyak kayu putih dan minyak telon terbuat dari bahan-bahan yang berbeda satu sama lain. Tentu saja manfaat keduanya juga tidak sama. Beda kandungan, beda kegunaannya.

Minyak telon bermanfaat untuk menghangatkan tubuh anak, membantu melindungi dari gigitan serangga dan nyamuk, mengatasi gangguan pernapasan yang tersumbat, dan meredakan perut kembung. 

Berbeda dari minyak kayu putih yang digunakaan saat merasa tidak enak badan, pusing, perut kembung, dan menghilangkan rasa nyeri serta mencegah infeksi pada luka. Minyak kayu putih ini juga bisa jadi aromaterapi yang bisa meredakan masalah pada pernapasan.

  1. Memiliki aroma dan tekstur yang berbeda

Minyak telon dan minyak kayu putih sebenarnya bisa dijadikan sebagai aromaterapi karena menenangkan. Hanya saja, jika lebih teliti, aroma minyak kayu putih lebih kuat dibanding minyak telon yang lebih ringan.

Sensasi dari minyak kayu putih lebih menghangatkan ketika dioles ke kulit dibanding minyak telon. Makanya minyak telon lebih banyak digunakan pada bayi yang baru lahir dibanding minyak kayu putih. Sedangkan minyak kayu putih biasanya digunakan pada anak yang berusia di atas 5 tahun. 

Dari segi tekstur, kedua minyak ini juga memiliki perbedaan. Minyak telon lebih kental dan terasa licin ketika dioleskan ke kulit, sehingga meresap lebih lama. Sedangkan minyak kayu putih lebih cair dan meresap dengan cepat di kulit.

  1. Perhatikan penggunaan keduanya

Penggunaan minyak kayu putih dan minyak telon perlu diperhatikan. Pertama, pastikan tanggal kadaluarsanya pada kemasan di botol. Jika sudah melewati tanggal kadaluarsa, maka khasiatnya akan menurun dan memengaruhi kesehatan kulit. 

Hindari penggunaan minyak telon dan minyak kayu putih di area sensitif, seperti mata dan area kulit yang terluka. Jika area sensitif terkena minyak kayu putih atau minyak telon biasanya akan terasa perih dan tidak nyaman. 

  1. Harga minyak kayu putih dan minyak telon

Minyak kayu putih dan minyak telon bisa didapatkan di pasaran dengan mudah. Harga minyak kayu putih dan minyak telon pun relatif hampir sama saja tergantung dari ukurannya.

Harga minyak kayu putih merek Cap Lang ukuran 120 ml dimulai dari harga Rp39.032. Sedangkan minyak telon merek My Baby ukuran 145 ml dijual mulai dari Rp 35.000.

Itulah perbedaan dari minyak kayu putih dan minyak telon yang perlu diketahui. Semoga informasi ini bisa membantu Anda membedakan keduanya dan digunakan sesuai fungsinya.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *