Geliga merupakan salah satu krim yang kerap digunakan untuk meredakan nyeri pada otot. Ketidaknyamanan otot yang bukan akibat olahraga bisa disebabkan oleh banyak hal, namun cukup sulit untuk diketahui penyebab pastinya. Salah satu alasannya karena gejala yang timbul bisa sangat tidak spesifik. Rasa sakit mungkin sebenarnya bersifat internal atau datang dari bagian lain dari tubuh.

Misalnya, masalah persendian seperti radang sendi, sebenarnya bisa menyebabkan rasa sakit pada otot. Seseorang dengan pinggul yang terkena rematik mungkin merasakan sakit pada bagian paha. Selain itu, saraf terjepit di leher atau punggung juga bisa menyebabkan nyeri otot di betis atau bokong atau paha. Bahkan untuk rasa sakit yang secara langsung dan melibatkan otot, berasal dari sumber yang sangat bervariasi.

Selain ketidaknyamanan dan kram otot yang disebabkan oleh olahraga, penyebab lain nyeri otot meliputi, cedera, abses atau ruptur otot, sindrom nyeri myofascial atau gangguan nyeri kronis. Penyakit virus seperti pilek atau flu, lyme, demam berbintik rocky mountain, autoimun seperti lupus dan myositis. Rheumatoid arthritis, penyakit autoimun dan inflamasi, polymyalgia, gangguan inflamasi lainnya serta fibromyalgia.

Nyeri otot juga bisa disebabkan oleh sindrom kelelahan kronis, gangguan yang ditandai dengan kelelahan ekstrem, sindrom kompartemen, mengonsumsi obat-obatan tertentu seperti statin penurun kolesterol. Keracunan ciguatera, ketidakseimbangan elektrolit dan infeksi.

Seperti yang ditunjukkan di atas, penyebab nyeri otot sangat luas, dan beberapa diantaranya bisa menjadi indikasi yang sangat serius. Anda mungkin mudah untuk merasa kewalahan, tetapi penting untuk diingat bahwa paling sering nyeri otot mungkin terkait dengan olahraga atau aktivitas. 

Secara umum, kata para ahli, yang paling mengkhawatirkan adalah ketika penyebab nyeri otot tidak jelas. Itulah mengapa penting untuk mencari perhatian medis dalam kasus seperti itu untuk mendapatkan jawaban, daripada mencoba menebak apa yang mungkin menjadi penyebabnya.

Cara mengobati nyeri otot

Sama seperti penyebab nyeri otot yang sangat bervariasi, begitu juga perawatannya. Pada dasarnya, untuk setiap nyeri otot yang diakibatkan oleh kondisi medis yang mendasarinya, pendekatannya akan melibatkan perawatan kondisi tersebut.

Terutama untuk masalah yang berpotensi serius, seperti rhabdo, evaluasi dan perawatan medis yang cepat adalah kuncinya. Bagi kebanyakan individu dengan rhabdo, ini melibatkan mendapatkan cairan IV. Beberapa juga perlu menjalani dialisis untuk menjaga fungsi ginjal.

Selain statin, obat lain seperti obat yang digunakan untuk mencegah kejang (antikonvulsan) dan beberapa antidepresan dapat menyebabkan nyeri otot. Jadi, penting untuk berbicara dengan dokter tentang pilihan pengobatan lain – daripada menghentikan pengobatan secara mandiri.

Ketika ketidaknyamanan otot terkait dengan olahraga, seperti nyeri otot yang timbul secara perlahan, olahraga ringan dengan menggunakan otot-otot tersebut dapat membantu. Perawatan diri juga dapat menenangkan otot yang lelah dan mengurangi ketidaknyamanan, termasuk menggunakan  es segera setelah berolahraga. Pijat sendiri, terutama dengan kram. Menggunakan krim Geliga, terutama jika rasa sakit terjadi atau berlangsung lebih lama atau Anda mengalami nyeri otot yang onsetnya tertunda.

Minum obat antiinflamasi yang disebut NSAID, seperti ibuprofen atau naproxen. Cobalah pereda nyeri analgesik seperti acetaminophen (Tylenol). Lakukan olahraga ringan dengan otot. Pendinginan dengan olahraga yang kurang intens dan peregangan setelah berolahraga (selain pemanasan sebelumnya). Untuk mengurangi kemungkinan mengalami kram otot yang menyakitkan, penting untuk mengambil langkah-langkah pencegahan, seperti pemanasan dan hidrasi. 

Untuk ketidaknyamanan otot ringan yang biasa, seperti setelah berolahraga, mengambil tindakan dasar untuk menenangkan otot yang lelah, seperti mengoleskan krim Geliga dan es batu, mungkin cukup untuk mengurangi rasa sakit atau nyeri. Namun, para ahli mengatakan, jika Anda memiliki kekhawatiran tentang nyeri otot, terutama jika tidak yakin apa penyebabnya, dan berlangsung lebih dari beberapa hari hingga mempengaruhi kehidupan sehari-hari, sebaiknya segera mencari perhatian medis.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *