Waspadai Alergi Kosmetik Sebelum Semakin Parah

Seorang wanita tidak dapat terlepas dari makeup karena hal itu telah menjadi bagian dari dalam diri mereka. Pembelian kosmetik sendiri pun diharapkan dapat membuat wajah lebih cantik, lembut, dan lebih kenyal. Namun sayangnya tak semua produk cocok dengan kulit dan akhirnya menyebabkan alergi kosmetik. 

Gejala alergi kulit yang disebabkan oleh kosmetik mungkin akan berbeda pada setiap orang. Beberapa orang mungkin akan mengembangkan gejala beberapa saat setelah penggunaan kosmetik. Sementara itu, tidak sedikit pula yang mengalami tanda-tanda alergi beberapa hari atau bertahun-tahun usai pemakaian. 

Gejala awal yang muncul hampir sama, seperti gatal dan ruam kemerahan hingga timbul jerawat. Alergi kosmetik tidak sama dengan kondisi kulit lain yang dapat menyebabkan kulit kering dan terkelupas. 

Sebelum alergi bertambah parah, kita harus mengetahui beberapa ciri-ciri alergi kosmetik pada wajah. Ciri-ciri alergi produk kosmetik atau skin care (perawatan kulit) cukup beragam, tergantung pada tingkat keparahan dan area yang terpapar. 

Apabila Anda tidak menyadari gejala alergi yang terjadi dan terus menggunakan produk tersebut, kemungkinan alergi akan bertambah parah dan harus mengikuti perawatan dokter. Alergi kosmetik bisa mengakibatkan berbagai reaksi di berbagai area. 

Di area wajah secara keseluruhan biasanya alergi kosmetik ini memicu:

  • Biduran

Kondisi ini terjadi ketika kulit wajah bereaksi pada suatu zat yang sifatnya alergen. Alergi kosmetik pada kulit wajah ini dapat terjadi beberapa menit sampai satu jam setelah Penggunaan kosmetik. Gejalanya antara lain:

  • Kulit terasa panas atau perih
  • Muncul sensasi kesemutan 
  • Kulit gatal Ruam dan bengkak

Pada beberapa kasus, gejala-gejala ini akan mereda sendiri dalam waktu sekitar 24 jam. Bila gejala tak kunjung sembuh, segera periksa ke dokter.

  • Dermatitis kontak alergi

Hampir 80 persen kasus alergi kosmetik menimbulkan dermatitis kontak. Reaksi ini bisa berkembang lebih dari 12 jam sampai 48 jam setelah terjadinya kontak antara kulit dengan alergen. Gejalanya meliputi:

  • Kulit kemerahan
  • Bengkak
  • Kulit gatal 
  • Muncul jerawat yang tidak normal

Sementara alergi kosmetik pada sekitar area mata, akan membuat kondisi kulit berwarna kemerahan, terasa gatal, dan bisa mengelupas di daerah kulit sekitar mata. Ini adalah pertanda awal alergi kosmetik muncul. 

Kemudian, gejala akan berkembang menjadi kondisi-kondisi seperti:

  • Mata bengkak

Selain ruam, kelopak mata bisa menjadi bengkak dan berair karena reaksi peradangan. Kondisi ini bisa ringan dan juga parah, bahkan menyebar ke daerah pipi atas. Ini bisa terjadi diikuti dengan munculnya ruam. 

  • Iritasi mata 

Iritasi mata dapat terjadi akibat penggunaan riasan mata seperti eyeliner dan maskara yang bersentuhan dengan permukaan mata yang kemudian mengakibatkan konjungtivitis. Ini adalah infeksi selaput transparan mata yang membuat pembuluh darah menjadi terlihat dan daerah putih pada bola mata menjadi merah (mata merah). 

Adapun alergi kosmetik pada daerah bibir karena penggunaan produk seperti lipstik, lip balm, dan produk bibir lainnya dapat menyebabkan peradangan di bibir (cheilitis). Jika seseorang memiliki alergi terhadap lipstik, ada kemungkinan bibir mereka mengalami reaksi:

  • bibir terasa gatal dan kering,
  • daerah mulut terlihat kemerahan, dan
  • bibir membengkak.

***

Alergi kosmetik biasanya dideteksi dengan melakukan tes tempel kulit (skin patch test). Diagnosis mungkin akan melibatkan tes kulit alergi terhadap beberapa bahan kimia yang berbeda. Hal ini dikarenakan akan ada banyak zat kimia yang mungkin menjadi alergen dalam kosmetik.

Untuk menghindari hal-hal di atas, satu hal yang perlu dilakukan dalam mengatasi alergi kosmetik adalah berhenti menggunakan produk tersebut ketika timbul reaksi alergi. Anda mungkin kesulitan untuk memastikan produk mana yang menjadi penyebabnya, terutama ketika menggunakan beberapa produk. 

Pasalnya, label ‘tidak menyebabkan iritasi’, ‘hipoalergenik’, atau ‘lulus uji tes sensitivitas’ tidak menjamin produk tersebut sepenuhnya aman dan tidak akan menyebabkan alergi kosmetik atau gangguan kulit lain. Hal ini mengingat pemicu alergi pada setiap orang berbeda-beda.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *